Sistem Keamanan UMY, Sudah Efektifkah?



Nuansa Online - Sudah merupakan sebuah hal yang umum bagi sebuah instansi untuk memiliki sistem keamanan sendiri, baik itu instansi kesehatan, pemerintah, dan maupun pendidikan seperti halnya Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Setiap sistem keamanan yang terdapat dalam sebuah lembaga pasti memiliki perbedaan sesuai dengan kebutuhan masing-masing. UMY sebagai salah satu universitas ternama di Yogyakarta ini pun memiliki sistem keamanan sendiri untuk menjaga dan mengamankan setiap sudut kampus UMY.

Sardi selaku salah satu anggota Satuan Pengamanan (Satpam) UMY menuturkan beberapa hal berkaitan dengan sistem keamanan UMY. Beliau merupakan satpam pusat yang langsung beratasan dengan Biro Umum UMY. Berdasarkan keterangan beliau, satpam di UMY ini terbagi menjadi beberapa regu dan setiap anggota regu ditempatkan menyebar di setiap pos di berbagai gedung sesuai dengan job description masing-masing anggota. Ia sendiri pada hari itu (16/11) sedang ditempatkan di Gedung AR. Fachruddin A. Pembagian kerja atau shift untuk satpam UMY menurutnya sudah sesuai, karena memang pada kenyataannya selama kurang lebih 6 tahun ia bekerja sebagai satpam di UMY hanya mengikuti alur kerja para satpam yang terdahulu. Seperti yang kita ketahui bersama, beberapa gedung di UMY ini memang sudah ada yang difasilitasi dengan kamera CCTV namun tidak untuk sebagian yang lain. Berkaitan dengan hal tersebut, apakah ada keamanan khusus bagi gedung yang tidak ber-CCTV.

Sardi memberi tanggapan bahwa keamanan untuk gedung yang tidak ber-CCTV lebih ditingkatkan dengan himbauan agar satpam yang sedang berjaga di gedung tersebut untuk lebih waspada. Misalnya ketika ada orang yang ingin masuk ke gedung namun pada waktu lewat jam malam UMY, satpam pasti akan segera menanyai keperluan orang tersebut. Terlebih untuk keperluan peminjaman ruangan, satpam akan selalu meminta kartu identitas atau kartu mahasiswa selain dengan surat izin peminjaman ruangan tersebut. Selama 6 tahun masa kerjanya sebagai satpam UMY, ia mengatakan bahwa dulu pada saat UMY belum memiliki sistem pengamanan di gerbang utama, selatan, dan juga utara sering terjadi kasus kehilangan. “Yang paling marak adalah kasus kehilangan helm. Sampai sekarang kasus mahasiswa yang kehilangan helm di parkiran tetap terus terjadi, namun frekuensinya tidak sesering dulu karena sekarang UMY sudah menambah sistem keamanan di setiap gerbang yaitu dengan RFID.” Jelasnya singkat. Harapan Sardi kedepannya adalah kampus memberian CCTV pada setiap gedung guna meningkatkan system keamanan pada kampus UMY.

Menurut Woko, satpam yang berjaga di gedung Pascasarjana, sistem kemanan di kampus UMY setiap gedungnya memiliki keamanan yang setiap waktunya petugas kemanan mengontrol setiap bagian dari gedung  dan apabila terjadi sesuatu semua saling mengkoordinir. Selain itu, ia juga menambahkan bahwa kekurangan tenaga untuk menjaga bagian parkir. Menanggapi banyaknya laporan kehilangan helm dari mahasiswa, menurut Woko, “biasanya itu  terjadi karena kelalaian dari teman yang meminjam helm namun tidak mengembalikannya seperti tempat semula, padahal helm tersebut sebenarnya ada tetapi ditemukan di lain hari” ujarnya.

Maraknya terjadi parkir sembarangan yang menghalangi pengendara lainnya Woko berharap kesadaran pada setiap pengendara yang parkir, “kesadaran mahasiswanya saja kalau begitu, kami dari pihak keamanan hanya bisa memperingatkan dan jika mereka ingin mengubah kebiasan buruknya ya bagus” tambah Woko.

Gedung Student Center atau yang disingkat SC adalah sekre untuk beberapa UKM atau organisasi mahasiswa UMY. Beberapa kali sering ditemui mahasiswa yang sedang rapat dalam UKM atau organinsasinya mengeluhkan dengan adanya batasan jam malam. TS mengatakan, “sering saya menegur mahasiswa yang sedang ada kegiatan rapat atau sebagainya ketika sudah pukul 22.00 WIB untuk meninggalkan SC, malah ada yang teriak-teriak”. Menurut TS, ia hanya menjalankan tugas dari apa yang diperintahkan oleh kampus, mengenai keluhan dari mahasiswa tentang jam malam adalah hal biasa, terkadang TS juga memberikan tambahan waktu sekitar 15 menit pada mahasiswa untuk menyelesaikan urusannya.

Alasan sekarang diberlakukannya batasan jam malam menurut TS hal ini karena pernah terjadinya kehilangan barang dari beberapa sekre UKM atau organisasi beberapa tahun lalu saat tidak diberlakukannya sistem batasan jam malam. Sehingga, kampus memberlakukan sistem ini sebagai upaya mengurangi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. TS juga menambahkan bahwa kemanan yang diberikan kampus masih kurang, “Sebenernya ya kurang, pekerja keamanan yang kurang juga, terlebih juga pos satpam bagian SC ini, paling tidak pos ini bertembok, tidak seperti sekarang” jelasnya. TS berharap kedepannya sistem keamanan dan pos satpam bagian gedung SC ini dapat lebih baik. (MI, PK)

Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar