Lawan Diskriminasi, Perempuan Menolak Bungkam



Nuansa Online - Aliansi Perempuan Bergerak (PERAK) yang tergabung dari Organisasi internal maupun Eksternal mengadakan Long March ke seluruh Fakultas di dalam Kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) pada Hari Kamis (29/11) dengan Mengusung tema “Lawan Kekerasan dan Pelecehan Seksual Terhadap Perempuan: Hancurkan Budaya Patriarki Dan Seksisme Di Lingkungan Kampus”. 

Baiq Intan Cahayaning Putri Safrudin Mahasiswi Fakultas Ekomoni dan Bisnis (FEB) Selaku Koordinator Umum (Kordum) menyatakan bahwa dorongan kuat terhadap terbentuknya PERAK adalah kesadaran sebagai perempuan dan bentuk diskriminasi terhadap perempuan dengan banyaknya kasus yang terjadi yang merujuk kepada perempuan-perempuan yang hanya diam dan tidak mampu melawan. 

“Kesadaran diri saya dengan berbagai diskriminasi yang saya alami selama ini, walaupun iu hal kecil tapi tetap saja itu sesuatu yang membuat tidak nyaman, kemudian tergerak dalam PERAK ini adalah ketika melihat kondisi sekitar UMY yang terkesan “adem-adem” aja tapi banyak sekali kawan perempuan yang cerita bahwa dirinya mengalami pelecehan-pelecehan, belum lagi ketika dikelas saya mengalami atau kerap kali mendengarkan “jokes” dari Dosen yang tidak pantas seperti membahas/menjadikan bahan organ perempuan sebagai candaan seperti itu,” ujar Baiq.

Kesadaran mengenai diskriminasi terhadap perempuan dan hal-hal kecil yang berkaitan dengan pelecehan seksual belum adanya naungan khusus di dalam Kampus UMY. Kesadaran yang minim inilah yang membuat para aliansi dari berbagai organisasi eksternal maupun internal Kampus untuk menggerakan dengan menyerukan agar lebih peduli dengan lingkungan sekitar, sehingga tidak adanya pelaku yang bebas berkeliaran untuk membuat lebih banyak korban lagi. 

Baiq sendiri mewakili Front Mahasiswa Nasional Ranting UMY harapan besar ketika menggerakan PERAK ini, kesadaran itu muncul pada mahasiswa di UMY sehingga akan ada banyak yang berani untuk berbicara bisa menjadi sebuah batu loncatan agar regulasi kekerasan atau pelecehan seksual ditegaskan pun Kampus juga dapat memberi jaminan untuk seluruh mahasiswa agar dapat merasa nyaman berada di lingkungan kampus. (az)
Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar