Aksi Memperingati Hari Tani: Food Not Excavator



Nuansa Online - Selasa (9/25), mahasiswa gabungan dari organisasi IMM Fakultas Pertanian dan Hukum berinisiasi bersama sejumlah mahasiswa lainnya secara kolektif  mengadakan sebuah Aksi untuk memperingati Hari Tani. Gerakan spontan yang dilakukan oleh mahasiswa ini bertema Food Not Excavator yang merupakan aksi pertama kali yang dilakukan di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dimana terinspirasi dari adanya Gerakan Food Not Bombs yang terjadi di Amerika Serikat pada saat perang dingin. Kata Excavator tersebut disimbolkan sebagai alat yang meluluhlantahkan pangan, rumah petani dan sebagai simbol penggusuran.

Aksi peringatan Hari Tani yang dilakukan oleh mahasiswa ini merupakan aksi yang diselenggarakan dengan latar belakang melihat realitas yang ada saat ini di Indonesia. Meskipun pemerintahan saat ini telah membuat kebijakan mengenai Reforma Agraria di negeri ini yang tercantum dalam Nawacita tetapi masih ada hak-hak masyarakat terutama petani yang terampas haknya. Dalam hal ini sejumlah mahasiswa berinisiasi mengadakan aksi dengan tujuan untuk mengingatkan kembali mengenai pentingnya pangan untuk manusia, betapa pentingnya bersolidaritas bersama petani yang berjuang mempertahankan tanah. Di lain sisi juga untuk memberikan kesadaran kepada warga kampus terutama mahasiswa untuk lebih peduli dan peka terhadap lingkungan sekitar.

Sebuah aksi sering kali oleh beberapa pihak dipandang dengan konotasi negative yang hal itu tidaklah benar adanya. Aksi peringatan Hari Tani  ini diisi dengan adanya ruang baca gratis, pembagian makanan gratis yang merupakan hasil pertanian, musik dan puisi mengenai agrarian dan saling bertukar pendapat dan ilmu serta lainnya. Dalam menyelenggarakan aksi ini tidak mengalami sebuah kendala yang berarti, hal itu dikarenakan adanya kerjasama kolektif yang di lakukan oleh mahasiswa sehingga membuat aksi ini berjalan dengan lancar. Kegiatan ini juga telah mendapatan izin tempat sehingga tidak menimbulkan permasalahan dengan pihak keamanan.

Respon terhadap kegiatan Aksi ini menimbulkan respon positif dari berbagai pihak, dari mahasiswa hingga Rektor UMY. Hal tersebut terlihat dari banyaknya mahasiswa yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini sehingga terselenggarakan dengan lancar. Menurut Rektor UMY yang disampaikan oleh perwakilan mahasiswa, mengatakan bahwa Rektor UMY mendukung Aksi ini terlihat dengan ikut berpartisipasinya beliau dalam menuliskan sebuah quote dalam papan atau kertas yang di sediakan oleh penyelenggara.

Harapan dari adanya Aksi ini kedepannya adalah untuk penggerakan mahasiswaa, menimbulkan kesadaran mahasiswa terhadap lingkungan sekitar terutama konflik agraria yang dihadapi Indonesia, serta membuat mahasiswa lebih bisa menyuarakan pendapatnya melalui hal yang positif dengan kegiatan-kegiatan yang kreatif. Sehingga hal tersebut mampu ikut membantu dan meningkatkan peran mahasiswa di lingkungan masyarakat. (Mdm)

Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar