MATAF 2018, Mahasiswa Berjatuhan Akibat Asap



Nuansa Online - Dalam rangka menyambut tahun ajaran baru, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menyelenggarakan Masa Taaruf (Mataf) 2018 untuk memperkenalkan mahasiswa baru dengan kehidupan kampus. Pertunjukan karya dan prestasi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) merupakan salah satu cara pengenalan tersebut. UKM Teater Tangga turut serta memeriahkan jalannya Mataf 2018 dengan menampilkan pertunjukan teater singkat yang menceritakan kondisi media informasi masa kini.

Pertunjukan teater yang diadakan pada Senin sore (27/08) tersebut menyebabkan jalannya Masa Taaruf (Mataf) 2018 berlangsung tidak kondusif. Pada awalnya, mahasiswa baru menyambut antusias dari pertunjukan teater tersebut, namun ditengah-tengah pertunjukan, UKM Teater Tangga menyalakan pipa asap sebagai properti pendukung. Pipa asap tersebut mengeluarkan asap berwarna hitam dan bau tidak sedap. Asap tersebut terus membumbung dan menyebar keseluruh bagian Sportorium. Dari asap tersebut, tercium bau tidak sedap yang membuat pernapasan orang-orang yang berada di Sportorium terganggu, terlebih pada saat itu kondisi Sportorium sedang tertutup dan dipenuhi ribuan orang. Beberapa mahasiswa baru yang menghirup asap tersebut langsung mengalami gangguan pernapasan sehingga membutuhkan penangangan medis. Tim Kesehatan (Timkes) dan panitia Mataf 2018 pun langsung bergerak cepat dengan memindahkan para mahasiswa baru yang mengalami gangguan pernapasan ke tempat khusus yang disebut rumah sakit lapangan.

Salah satu fakultas yang mahasiswa barunya mengalami gangguan pernapasan adalah Fakultas Pendidikan Bahasa (FPB). Rissa, panitia Mataf FPB mengatakan bahwa beberapa mahasiswa baru FPB yang mengalami gangguan pernapasan adalah mereka yang duduk dibagian tengah hingga atas. Akibat asap tersebut, satu mahasiswa baru FPB dilarikan ke rumah sakit untuk penanganan lebih jauh. “Ada satu orang, sisanya cuma oksigen dan sudah diantar pulang kerumah masing-masing,” jelasnya. FPB sendiri pada saat berlangsungnya Mataf 2018 mendapatkan posisi duduk dibagian tribun yakni sebelah selatan dan berada dekat dengan panggung utama dimana pipa asap berada.

Data dari Timkes Mataf 2018, setidaknya ada 29 orang mahasiswa baru yang ditangani oleh dokter di rumah sakit lapangan dikarenakan mengalami gangguan pernapasan. Sementara itu, delapan orang mahasiswa baru dilarikan ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping untuk penanganan lebih jauh. Koor lapangan Timkes Mataf 2018, Ilham Yoga Pratama mengatakan gangguan pernapasan tersebut adalah asma. “Kebanyakan teman-teman maba itu histeria, karena memang pertama banyak teman-teman yang baru asma tersebut kambuh terus ada yang histeria juga,” jelasnya.

Terkait asap yang menyebabkan banyak mahasiswa baru mengalami gangguan pernapasan, Hanif Subagyo selaku ketua Teater Tangga memohon maaf kepada seluruh peserta Mataf 2018. “Saya mewakili Teater Tangga meminta maaf ke temen-temen yang merasa sesak atau merasa dirugikan akibat asap itu. Saya bener-bener minta maaf, karena kami pikir  dengan flare satu dan Sporto yang seluas itu nggak ada masalah,” tuturnya. (SKA, kunta, mhr)

Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar