MABA 2018 Sakit, Panitia Mataf dan Teater Tangga Meminta Maaf



Nuansa Online - Delapan orang peserta Masa Taaruf (Mataf) 2018 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) pada Senin (28/8) dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami gangguan pernapasan akibat menghirup asap yang berasal dari pipa asap yang dinyalakan oleh Teater Tangga sebagai properti dalam pertunjukan teater singkat.

Terkait penggunaan pipa asap tersebut, Hanif Subagyo sebagai Ketua Teater Tangga menjelaskan bahwa properti tersebut disediakan oleh panitia Mataf 2018. Teater Tangga sendiri memang meminta disediakan properti penunjang pertunjukan kepada panitia Mataf 2018 salah satunya adalah gun smoke yakni mesin pembuat asap. Namun ketika hendak pentas, panitia Mataf 2018 justru memberikan pipa asap atau flare atau smoke bomb. Teater Tangga sempat bertanya kepada panita Mataf 2018 terkait keamanan dan oleh panitia Mataf 2018 mengatakan tidak apa-apa menggunakan pipa asap tersebut. “berartikan kami udah beranggapan kalo panitia menyetujui kan pakai itu,” tutur Hanif.

Sementara itu, Andi Arief selaku panitia Mataf 2018 mengakui bahwa memang terjadi kesalahan dalam penyediaan properti untuk pementasan teater. “sebenarnya miskomunikasi memang ada di aku pribadi, aku udah bilang ke temen-temen semuanya kalo ini memang miskomunikasi, kan mereka mintanya gun smoke, terus aku malah bilang ke perkap-nya smoke bomb, kan aku belum bisa ngebedain antara gun smoke sama smoke bomb, semua bentuk kesalahan itu salahnya emang dikomunikasinya,” jelas Andi.

Meskipun masalah asap terjadi akibat adanya miskomunikasi antara Teater Tangga dan panitia Mataf 2018, kedua belah pihak tidak saling menyalahkan satu sama lain. Ketua Teater Tangga, Hanif memohon maaf kepada seluruh peserta Mataf 2018 terkait masalah yang ditimbulkan oleh asap yang mereka pakai. “Saya mewakili Teater Tangga meminta maaf ke temen-temen yang merasa sesak atau merasa dirugikan akibat asap itu. Saya bener-bener minta maaf, karena kami pikir  dengan flare satu dan Sporto yang seluas itu nggak ada masalah,” ucap Hanif. Tidak hanya Teater Tangga, Panitia Mataf 2018 pun turut meminta maaf kepada seluruh peserta Mataf 2018. “Panitia Mataf mohon maaf banget, semua itu benar-benar kesalahan panitia terutama kesalahan dari acara, tapi insyaallah kita juga udah siap untuk mempertanggung jawabkan,” tutur Andi.

Masalah asap ini kedepannya akan diselesaikan bersama-sama dengan pihak-pihak yang terkait. “Kemarin kita juga udah buka forum, insyaallah akan diselesaikan bareng-bareng  masalah yang kemarin itu, kita juga sudah minta maaf  ke Pak Sukamta selaku wakil rektor I bidang kemahasiswaan terkait acara kemarin,” jelas Andi. (SKA, KD)

Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

1 comments:

  1. Iya kak saya ghea maba dari fakultas program vokasi yang kemaren juga sempat dibawa ke RS PKU muhammadiyah gamping telah memaafkan,, saya pribadi juga berterima kasih kepada kakak-kakak teater tangga yang sudah memberi penampilan terbaik buat kami para maba,, untuk kesalahan tersebut saya juga memaklumi tanpa ada tambahan properti pasti acara kurang meriah,, sekali lagi saya berterima kasih atas penampilan kakak-kakak yang totalitas banget.

    BalasHapus