Mental Illness

Sumber photo : bradhambrick.com

Oleh: Andini Syarif

“ It’s Exhausting to fight a war inside your head every single day”-Mickie Ann

Nuansa Online - Mental Illness yaitu gangguan atau kekacauan fungsi mental yang dapat terjadi di setiap individu. Dimana hal tersebut dapat dilihat dari ketidakmampuan seseorang untuk menyesuaikan diri terhadap tuntutan dan kondisi lingkungan. Gangguan ini mempengaruhi pola pikir, perasaan, dan suasana hati yang nantinya mempengaruhi aktivitas sehari-hari.

Seperti yang kita ketahui, akhir-akhir ini sedang gempar-gemparnya akan kasus bunuh diri yang dilakukan oleh seorang idola. Dimana banyak masyarakat yang pro dan kontra dalam menanggapi kasus bunuh diri tersebut. Disatu sisi bunuh diri adalah hal yang tidak baik. Namun disisi lain, apakah kita mengetahui apa yang menyebabkan ia melakukan hal tersebut? Karena pastinya seseorang tidak akan melakukan sesuatu yang fatal tanpa adanya alasan. Ya, alasan mengapa sang idola melakukan bunuh diri dilatar belakangi oleh depresi yang ternyata sudah ia derita cukup lama. Dimana sang idola sudah merasa tidak kuat dan tidak mampu menghadapi berbagai masalah yang menimpanya. 
Akhirnya jalan satu-satunya yang ia pilih adalah dengan melakukan bunuh diri.

Dari kasus ini, penulis sadar dan beranggapan bahwa Mental Illness bisa terjadi pada siapapun. Mental Illness tidak memandang apakah orang tersebut kaya atau miskin, dan terkenal atau tidak. Bahkan mungkin kita tidak menyangka bahwa ada orang-orang yang ada di dekat kalian baik keluarga kalian, teman, saudara yang tidak kita sangka saat ini tengah mengidap Mental Illness. Karena mereka bisa dengan baik menyimpan penyakit ini dan tidak ingin memberitahu kalian karena mereka takut kalau orang-orang disekitar mereka akan underestimated terhadap penderita. Who knows?

Hal lain yang penulis sayangkan dalam hal ini yaitu kurangnya awareness masyarakat terhadap lingkungan sekitar. Dimana pada zaman sekarang orang-orang lebih mementingkan dirinya dan media sosialnya. Kurangnya interaksi antar sesama menjadi indakor yang penting bagi penulis dalam hal ini. Kebanyakan masyarakat menganggap bahwa Mental Illness merupakan penyakit yang sulit disembuhkan, memalukan dan berbagai stigma negatif lainnya. Namun kenyataannya, pengidap Mental Illness ini membutuhkan perhatian yang extra dimana mereka butuh dukungan baik dalam keluarga, sosial, dan masyarakat luas untuk kesembuhannya. Selain itu, sarankanlah penderita untuk pergi ke psikiater untuk mendapatkan  bimbingan dari pihak yang lebih profesional. Disini, kita harus meyakinkan penderita bahwa mendatangi psikiater bukanlah hal yang menakutkan dan memalukan. Karena kesehatan jiwa merupakan hal kebutuhan setiap orang. Apabila jiwa kita tidak sehat, maka aktivitas yang dilakukan sehari-hari akan terganggu dan juga perannya sebagai masyarakat akan terganggu karena kondisi psikologisnya yang tidak stabil. Kesehatan jiwa itu penting disamping kesehatan jasmani. Selain itu, stigma negatif yang masih melekat di masyarakat terhadap penderita Mental Illness yang membuat mereka  sulit untuk mengungkapkan apa yang di rasakan. Karena mereka cenderung takut untuk diolok-olok dan dianggap tidak waras atau gila.

Maka dari itu, mulai sekarang kita harus aware terhadap masalah ini dengan cara terbuka terhadap masyarakat sekitar atau paling tidak terhadap keluarga, teman, ataupun saudara. Rajin-rajinlah sharing dan cerita dan jangan ragu untuk meminta bantuan apabila kamu merasa bahwa kamu tidak mampu untuk melewatkan itu sendiri. Minimal kamu dan orang sekitarmu diskusi untuk bagaimana caranya melewati masalah tersebut dan mendapatkan jalan keluar atau solusi.
Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar