Adaptasi Dunia Tantangan

Oleh : Amanda C.

Nuansa Online - Pendidikan di Indonesia memiliki sistem wajib belajar 12 tahun, setelah menempuh kewajiban itu dan telah berakhirnya status sebagai pelajar Indonesia yang berpendidikan , maka untuk meneruskannya kita memiliki tiga pilihan sekaligus. Apa saja pilihan itu? Pertama, apakah kita akan melanjutkan masa depan kita setelah bersekolah dengan menganggurkan diri kita dan hanya bergantung dengan orang lain? Tentu saja itu pilihan yang suram untuk masa depan anak Indoneia. Kedua, pilihan ini banyak diinginkan untuk pelajar tamatan SMK, ya dengan bekerja untuk meneruskan keahliannya yg digeluti sama duduk di bangku SMK. Nah, pilihan ketiga ini paling banyak diinginkan untuk pelajar yang sangat mengharapkan pendidikan yang tinggi dan tentunya memiliki masa depan yang cerah. Kuliah, ya dengan berkuliah dan  nantinya memiliki gelar Sarjana tentu saja didambakan oleh setiap orang. Realitasnya sekarang banyak lulusan Sarjana yang menganggur, jadi kebanyakan orang juga beranggapan untuk apa berkuliah untuk meraih gelar Sarjana dengan menghabiskan biaya yang tidak sedikit nominalnya kalau pada akhirnya menjadi pengangguran. Ya, itu pemikiran yang sangat sempit mengenai dunia perkuliahan.

Disini, terlebih dahulu akan diperkenalkan apa itu Kuliah. Kuliah adalah jenjang tertinggi di dunia pendidikan. Tujuan kuliah tidak lain dan tidak bukan adalah memperluas wawasan pengetahuan selain itu kuliah adalah salah satu bentuk niat seseorang untuk memperbaiki kehidupan di Dunia. Mahasiswa adalah sebutan bagi mereka yang melanjutkan jenjang pendidikan di perkuliahan. Lebih luasnya lagi, mahasiswa bisa diartikan sebagai suatu proses perubahan diri menjadi dewasa, perubahan tingkah laku dan pola pikir dimana kita bisa membedakan yang mana yang baik dan buruk bagi kita, dan secara otomatis memegang tanggung jawab terhadap kampusnya, tanggung jawab terhadap kuliahnya, dan terhadap tugas-tugasnya. Tempat menuntut ilmu dan  tempat dimana mahasiswa menjalani kehidupannya sebagai cendekia muda tentunya adalah Universitas atau Perguruan Tinggi, yang lebih akrab disebut Kampus. Sangat berbeda dengan masa-masa saat SMA yang banyak mengganggap itu adalah masa paling indah, dunia kampus tentu mempunyai ciri khasnya sendiri. Akan ada banyak hal baru yang akan kita temui dalam kehidupan kampus, misalnya lingkungan yang baru, orang-orang yang baru dan berbeda kepribadiannya karena banyak teman dari berbagai wilayah dan berkembangnya pola pikir yang berbeda pula.

Jika pada saat SMA kita dipusingkan dengan berbagai pilihan untuk meneruskan pendidikan  selanjutnya maka saat menjadi mahasiswa, kita akan lebih cenderung memfokuskan diri pada tujuan akhir proses pendidikan tersebut dan adalah sebuah hal yang klasik menyangkut masalah ini “Lapangan Pekerjaan”. Hal ini secara alamiah akan menguras pikiran para mahasiswa selama menempuh pendidikan di kampus.

Sosok mahasiswa yang ideal meliputi tiga hal, yaitu beprestasi (memiliki IPK tinggi atau prestasi di luar akademik),aktif berorganisasi, dan berbudi pekerti. Di luar tiga hal tersebut ada satu hal yang sudah pasti harus dimiliki yaitu berpribadi religius. Religiusitas ini tidak perlu disebut lagi, karena merupakan dasar dari inspirasi dan motivasi ketigal hal tadi.

Dengan memiliki prestasi akan mempermudah dalam melewati setiap soal ujian, memiliki pengalaman dalam berorganisasi menjadikan orang bisa melewati tantangan permasalahan, dan memiliki budi pekerti membuat diterima dalam setiap pergaulan dan melewati penolakan serta permusuhan.

Setiap mahasiswa hendaknya benar-benar bisa mengolah diri dan waktunya. Ia harus mengetahui bagaimana caranya meraih prestasi yang tinggi serta penuh kesungguhan. Kemudian harus menyisihkan waktunya untuk berlatih dan aktif berorganisasi, memilih secara selektif agar organisasi yang dipilihnya baik intra atau ekstra kampus tidak membelokkan tujuan pokoknya yaitu berprestasi dalam studi. Yang terakhir dia harus belajar sopan santun dan tata krama baik dalam bertutur maupun berperilaku.

Secara keseluruhan paparan di atas adalah potret ideal mahasiswa dan kehidupan kampus yang akan dijalaninya yang dapat saya gambarkan. Dalam hal ini, sungguh menjadi seorang mahasiswa yang mau mengoptimalisasikan diri adalah sebuah harapan kita bersama. Semoga kehidupan mahasiswa di Indonesia ini menjadi lebih baik dari tahun ke tahun dan bisa benar-benar memberikan sebuah kontribusi untuk perubahan bangsa Indonesia ke arah yang lebih baik pula.

Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar