Rindu

(foto: sigit)

Oleh: Sigit Hartanto

Aku terpegun, seakan hampa dalam sejelalat

Saat aku tengah menggeber motor bututku

Motor Supra yang semestinya sudah rehat

Siang tadi di jalan itu, di depan café itu

Entah firasat apa, kedua mataku menangkap keberadaanmu

Mendahuluiku tanpa menyadari keberadaanku

Lantunan music yang tengah menyibukkan telingaku seketika menjadi hening

Entah karena teringat kenangan bersamamu

Atau semata-mata terkenang perihal parak kita berdua

Entahlah, aku enggan untuk peduli semua tentangmu

Namun ada sesuatu yang serasa mengolok-olokku

Sesuatu itu bernama rindu
Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar