Maksimalkan Dakwah Melalui Potensi Komunikasi Islam

Pembukan Muskernas FORKOMNAS HMJ KPI di Amphitheater Gd. KH. Ibrahim E6, UMY (29/11). (NUANSA/Adit)

Nuansa Online - Himpunan Mahasiswa Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam (HMJ KPI) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menjadi tuan rumah Musyawarah Kerja Nasional (Muskernas) ke-lima Forum Komunikasi Mahasiswa Nasional (FORKOMNAS) KPI. Membawa tajuk “Menguatkan Peran Mahasiswa dalam Dakwah Berkemajuan dengan Slogan Berilmu, Beradab, dan Berdayaguna” kegiatan selama tiga hari ini dibuka pada Rabu (29/11) di Ruang Ampitheater Gedung KH. Ibrahim E6.

Penyematan slogan Berilmu, Beradab, dan Berdayaguna sendiri tidak terlepas dari potensi yang dimiliki mahasiswa KPI di era sekarang. Akif Khilmiyah, Dekan Fakultas Agama Islam (FAI) UMY, menyatakan mahasiswa KPI sangat laku dalam dunia kerja komunikasi, dibuktikan dengan banyaknya alumni yang menjadi bagian dari televise-televisi swasta. “Jurusan KPI sekarang ini sangat banyak diminati karena peluang kerja dan skill komunikasi juga banyak dicari saat ini,” terangnya.

Sementara itu, Hilman Latief, Wakil Rektor IV Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan AIK, dalam sambutannya mengungkapkan peluang yang dapat diambil oleh mahasiswa KPI terkait kemajuan teknologi saat ini yang sangat berpengaruh bagi masyarakat. “Saya harap setelah musyawarah kerja ini dapat menghasilkan platform atau inovasi baru bukan hanya campaign untuk berdakwah. Saya yakin ini bisa menjadi sejarah bagi kita semua mahasiswa KPI Indonesia,” tutupnya.

Program Studi (Prodi) KPI sendiri yang tercatat di Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) telah berjumlah lebih dari 200 di seluruh Indonesia. Muhammad Zamroni, Ketua Umum Organisasi Asosiasi Komunikasi Islam (ASKOPIS), menyatakan pentingnya Prodi KPI sebagai bentuk dakwah Islam terutama dalam Ilmu Komunikasi mainstream. “Kita bisa mewarnai dunia komunikasi dengan label kita Komunikasi Islam yang tidak dimiliki oleh mereka ada di kita,” tutupnya.

Lukman Hadi Setiawan, delegasi Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya, berharap kepengurusan FORKOMNAS sekarang lebih giat lagi untuk memajukan KPI.  “Harapanya KPI bisa sama  atau bahkan bisa lebih dari jurusan lain,” ungkapnya.

Pelantikan pengurusan pusat FORKOMNAS HMJ KPI (29/11). (NUANSA/Adit)



Sementara itu, Dona Almira Salsabila, delegasi UIN Raden Fatah Palembang, mengungkapkan bahwa kepengurusan pusat juga perlu memperhatikan aspek legalitas. “Harapannya bukan hanya pengurus pusat yang berkontribusi, loyalitas setiap perwakilan dari berbagai universitas dapat terpenuhi, legalitas kepengurusan menjadi sesuatu yang sangat penting karena memang menjadi catatan dari tahun-tahu sebelumnya,” jelasnya. (mhr, adt)
Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar