Tanamkan Kode Etik Jurnalistik, LPPM Nuansa Kembali Gelar DIKLATSAR

Diklat 1: Suasana lomba debat antar peserta pada DIKLAT LPPM Nuansa, Girikaton, Pakem, Sleman (14/10). (Foto: NUANSA/Surya)

Nuansa Online -
Dalam rangka memberikan pembekalan seputar jurnalistik kepada calon anggota baru Lembaga Penerbitan dan Pers Mahasiswa (LPPM) Nuansa kembali melaksanakan Pendidikan dan Pelatihan Dasar (DIKLATSAR). Kegiatan tersebut dilaksanakan dari tanggal 13-15 Oktober 2017 di Bumi Perkemahan Girikaton, Pakem, Sleman, Yogyakarta.

Kegiatan yang merupakan tahap kedua seleksi calon anggota baru LPPM Nuansa ini diikuti oleh 32 peserta. Tahun ini DIKLATSAR LPPM Nuansa mengusung tema “Rekontruksi Pers Mahasiswa yang Berpegang Teguh pada Kode Etik Jurnalistik dan Indenpedensi.”

Beberapa rangkaian kegiatan dalam DIKLATSAR yaitu materi pengenalan Nuansa yang disampaikan oleh Ricky Harahap, Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (HUMAS) LPPM Nuansa, dan Amalia Purnama Sari, Sekretaris Umum 1 LPPM Nuansa; penjelajahan siang dan malam di sekitar lokasi perkemahan; motivation training oleh Sulis, Pimpinan Umum LPPM Nuansa Periode 2015-2016; dan materi dasar-dasar jurnalistik oleh Dany Tantowi Prasetyo, Redaktur Pelaksana Nuansa Kabar, dan Aisyah Wardani, Sekretaris Divisi Perusahaan dan Penerbitan. Selain materi dan kegiatan lapangan peserta juga dituntut untuk berfikir kritis melalui lomba debat antar peserta dengan 10 topik actual yaitu proyek Meikarta, penayangan film Pengkhianatan G30S/PKI, Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pengangkatan Gubernur wanita di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), kebijakan Arab Saudi membolehkan wanita mengemudi, pemberhentian talk show Mata Najwa, wacana pembangunan jalan tol di DIY, kontroversi taxi online versus konvensional, pengesahan Peraturan Pengganti Undang-Undang (PERPU) tentang Organisasi Masyarakat (Ormas), dan penayangan sinetron religi.
Diklat 2: Motivation Training oleh Sulis, Pimpinan Umum LPPM Nuansa periode 2015-2016 (15/10). (Foto: NUANSA/Surya)

Ade Yuginsyah, Ketua Panitia DIKLATSAR LPPM Nuansa, mengaku masih terdapat kendala yang dialami baik dari internal ataupun eksternal. “Kendala yang saya rasakan itu kurangnya partisipasi dari panitia karena awalnya saya berharap panitia yang sudah diberi tanggungjawab dapat hadir dalam DIKLATSAR, namun ternyata banyak yang tidak bisa hadir karena ada keperluan lain, untuk dilapangan kendalanya itu cuaca karena musim hujan, kan kebetulan lokasinya di kaki gunung dan untuk peserta saya pribadi tidak ada kendalanya karena peserta diatur oleh Komdis,” ungkapnya.

Sebagai apresiasi kepada peserta, panitia memberikan reward berdasarkan partisipasi selama mengikuti DIKLATSAR. Peserta teraktif putra dan putri diperoleh oleh Muhammad Arif Taufiqurrohman dari Agroteknologi 2017 dan Audry Maura dari Hubungan Internasional 2017; kelompok terbaik diraih oleh kelompok satu yang diketuai Sigit Hartanto; dan pemenang lomba debat antar peserta yang diraih oleh kelompok tujuh yaitu Sigit Hartanto dari Teknik Mesin 2017, Bayu Surya Wicaksana dari Hubungan Internasional 2016, Kuntadewi Amalia dari Hubungan Internasional 2016, dan Rahma Kahayani Ihsan dari Ilmu Komunikasi 2017.

Para peserta DIKLATSAR LPPM Nuansa, seperti Muhammad Zaky, mengungkapkan keinginan untuk belajar menjadi seorang jurnalis dengan bergabung dalam LPPM Nuansa. “Saya mengikuti UKM (red: Unit Kegiatan Mahasiswa) LPPM Nuansa ini karena memang minat saya dibidang jurnalistik dan LPPM Nuansa ini menjadi tempat belajar saya untuk lebih baik kedepannya sebagai seorang jurnalis,” ungkapnya.
Diklat 3: Foto bersama panitia dan peserta DIKLAT LPPM Nuansa (15/10). (Foto: NUANSA)

Ketua Panitia DIKLATSAR, Ade Yuginsyah, juga berharap kegiatan DIKLATSAR ini mampu membuat calon anggota baru yang memiliki tanggungjawab dalam melaksanakan tugas sebagai seorang jurnalis. “Diharapkan peserta dapat berproses di Nuansa sampai akhir, jangan mengabaikan tanggungjawab yang telah diberikan karena setelah magang calon anggota baru akan di sumpah untuk mengemban amanah yang harus dikerjakan,” harapannya. (Audry Maura, Muhammad Arif Taufiqurrohman)   
Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar