Menumbuhkan Solidaritas dan Kekompakkan dalam Kegiatan Masa Ta’aruf Fakultas Teknik Tahun 2017

Pemukulan gong oleh Jazaul ikhsan. (foto:Amel)

Kegiatan Masa Ta’aruf (Mataf) Fakultas Teknik yang dilaksanakan pada Selasa (22/08) akhirnya resmi dibuka dengan ditandai dengan pukulan gong oleh Jazaul Ikhsan selaku Dekan Fakultas Teknik. Kegiatan yang diinisiasi oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (BEM FT UMY) tersebut resmi dibuka sekitar pukul 8.15 WIB bertempat di parkiran mobil depan Gedung F1 dan Gedung F4.

Kegiatan Masa Ta’aruf Fakultas Teknik yang diikuti sebanyak 717 mahasiswa dari seluruh Indonesia mengangkat tagline ‘Solidarity of Engineering to Integrity’. Maksud pemilihan tagline tersebut, menurut Ketua Panitia Mataf FT, Agung Nugraha, diyakini sebagai makna bahwa Mataf bukan hanya sebagai perkenalan, tetapi  juga bertujuan untuk membentuk karakter kepemimpinan dan memperkuat tali persaudaraan.

Selain itu, Agung juga melanjutkan bahwa ada beberapa hal yang baru dalam pelaksanaan Mataf kali ini. “Untuk kegiatan awal, kami mengadakan Tour Faculty buat para mahasiswa baru supaya lebih mengenal fasilitas dan fungsi ruangan-ruangan fakultas. Ada juga pembuatan koreo di Sportorium membentuk Bendera Indonesia dan Bendera Palestina. Di hari terkahir, kami juga mengadakan surprise dengan adanya color run mengelilingi kampus,” imbuhnya.

Agung Nugraha juga kembali mengungkapkan bahwa ia terkesan dengan kekompakkan mahasiswa baru Fakultas Teknik tahun ini. Hal tersebut terbukti dari banyaknya antusiasme peserta mengikuti koreo dan yel-yel dari waktu Technical Meeting (TM) sampai pada hari kedua penyelanggaraan Mataf. Hal yang serupa juga disuarakan oleh Muhammad Wahyu Ramadhan selaku Gubernur Fakultas Teknik. “Saya sangat salut dengan semangat dan solidaritas para peserta. Meskipun mereka terlihat kelelahan dan ada beberapa sindiran dari kanan-kiri, tapi semangat mereka untuk koreo dan yel-yel memang hebat,” ungkapnya.

Ketika ditanya mengenai pelaksanaan Mataf yang secara berturut-turut dilaksanakan di halaman parkir Gedung F1 dan F4, Agung kembali melanjutkan bahwa agak sulit sebenarnya menmukan ruangan di UMY dengan kapsitas untuk menampung ratusan mahasiswa. “Sebenarnya pelaksanaan di indoor bisa, tapi tidak ada kapasitas di kampus yang bisa kecuali Sportorium. Namun mobilitas untuk ke Sportorium dari Fakultas Teknik memang sulit dan jauh,” ujarnya kemudian.

Selain itu, Jazaul Ikhsan selaku Dekan Fakultas Teknik yang turut hadir dan memberikan beberapa kata sambutan. Ia mengungkapkan bahwa dirinya turut merasa bangga karena masih ada calon-calon sukses yang mau mendedikasikan impiannya untuk menjadi insinyur. “Saya sangat mengapresiasi keinginan para mahasiswa baru yang memutuskan untuk masuk ke Fakultas Teknik dan ingin menjadi seorang insinyur. Perlu kita ketahui bahwa memasuki era sekarang ini produk-produk insinyur memang sangat dibutuhkan oleh khalayak luas.”


Menilik dari respon mahasiswa baru terkait pelaksanaan Mataf kali ini, banyak yang mengungkapkan bahwa acara Mataf sangat kompak dan seru. Contohnya saja Muhammad Abdul Aziz dari Prodi Teknik Mesin 2017 yang mengungkapkan bahwa Mataf FT sangat solid dari mulai pelaksanaan Mataf hari pertama. Hal senada juga diungkapkan oleh Alfian dari Teknik Elektro 2017, “overall sudah bagus dan kompak. Cuma kalau boleh untuk pengaturan waktunya perlu diperhatikan lagi. Soalnya ada beberapa performa atau acara yang tidak pada porsinya,” imbuhnya. 

(AML, FEN)
Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar