Menghasilkan Tenaga Pendidik yang Berintegritas Tinggi dan Bermoral Islami Melalui Mataf FPB 2017

Pemukulan gong oleh Dekan FPB, Dedi Suryadi. (foto:beta)

Masa Taáruf Fakultas Pendidikan Bahasa (Mataf FPB) dilaksanakan pada Selasa (22/08) di Lantai Dasar Gedung E7. Dedi Suryadi selaku wakil Dekan FPB membuka acara dengan menyelipkan pantun dalam sambutannya, “Saya berharap mahasiswa FPB bisa aktif baik akademik maupun non akademik. Ada pantun untuk penyemangat. Bila ada sumur di ladang, bolehlah kita menumpang mandi. Jika status mahasiswa sudah disandang, buktikan anda bisa prestasi”.

Mataf FPB tahun ini mengambil tema “Membangun Karakter Pendidik yang Bermoralitas Islami dan Beintegritas Tinggi” dengan maksud ingin menjunjung tinggi nilai keislaman sesuai dengan identitas Universitas Muhammadiyah Yogyakarta serta menciptakan Mahasiswa Baru (Maba) FPB sebagai tenaga pendidik yang berintegritas tinggi.

Menurut Muhammad Ridho Yulianto, selaku ketua panitia Mataf FPB 2017 inti dari kegiatan mataf kali ini adanya Tour The Campus. “Tujuan adanya tur ini karena sebelumnya FPB berlokasi di Unires Putri jadi mahasiswanya cenderung kurang aktif. Melalui tur ini kita berusaha mengenalkan gedung-gedung yang ada di kampus seperti Student Center, Gedung D yang didalamnya ada American Corner, Warung Perancis, dan sebagainya untuk mendukung keaktifan mahasiswa baru nantinya,” ujar Ridho.

Sejauh ini beberapa kendala dirasakan oleh panitia mataf FPB. “Kalau dari Mabanya ada beberapa yang sakit sebelum tour seperti pusing. Tapi dari panitia sudah mengantisipasi dengan mengerahkan tim medis untuk menangani. Kendala selama persiapan itu jumlah peserta Mataf yang membludak. Awalnya kita menyediakan Ruang Amphitheater di E7, tapi karena jumlahnya melebihi kapasitas ruangan. Seminggu sebelum mataf berlangsung kita pindah ruangan ke Lantai Dasar Gedung E7. Pemindahan ruangan dibantu oleh pihak kampus,” ujar Ridho.

Jumlah mahasiswa baru yang mengikuti Mataf FPB 2017 secara keseluruhan ada 343 peserta, dengan rincian 229 peserta dari Prodi Bahasa Inggris, 50 peserta dari Prodi Bahasa Jepang, dan 64 peserta dari Prodi Bahasa Arab. Deki Dian Febri, salah satu peserta Mataf mengaku antusias dalam rangkaian acara tersebut, “Ya mataf ini sangat menyenangkan. Karena saya bisa mendapatkan pengalaman baru yang tidak didapatkan waktu Madrasah. Banyak juga ilmu yang bisa dapatkan. Jadi tahu apa aja organisasi kampus. Capek pasti ada, tapi senang,” ujar Deki, Pendidikan Bahasa Inggris 2017.

(TM, SRS)
Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar