Mataf FH UMY 2017: Mewujudkan Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Suasana Mataf FH Selasa (22/8). (foto: Ayu)

Nuansa Online–Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menyelenggarakan Masa Ta’aruf 2017 (Mataf) Fakultas dengan tema “Mewujudkan Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia”, di Gedung AR. FAchruddin B lantai 5, pada Selasa (22/8).

Mataf tahun ini menghadirkan Iwan Satriawan, Dosen Fakultas Hukum, selaku pembacara pertama dalam talkshow dan Manager Nasution, anggota Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (KOMNASHAM) Republik Indonesia periode 2012-2017, selaku pembicara kedua.

Ketua Panitia Mataf Fakultas Hukum UMY, Ahmad Aziz, dalam sambutannya menekankan bahwa Mataf ini bukan hanya sebagai ajang silaturahmi dan perkenalan, tetapi penanaman nilai-nilai, terutama nilai-nilai keadilan, “Pada Mataf kali ini yang ingin kita bangun bukan hanya silaurahmi, bukan hanya saling mengenal, tapi juga menanamkan nilai-nilai, dalam hal ini nilai-nilai keadilan” jelasnya.

Ditemui Nuansa disela-sela istirahat, Ahmad mengungkapkan bahwa sub tema dalam acara Mataf ini adalah ‘Membentuk Sarjana Hukum yang Berkomitmen dalam Mendukung Keadilan’. Alasan pemilihan tema ini adalah berasal dari keresahan yang muncul dari banyaknya ketidakadilan. Ia juga menjelaskan bahwa Indonesia merupakan negara dengan tingkat ketimpangan sosial yang tinggi.

Selain itu ia juga menjelaskan bahwa Hak Asasi Manusia, terutama bagi kaum muslim di dunia terlihat kabur. “Yang pertama itu ketimpangan sosial, Indonesia memiliki ketimpangan sosial yang tinggi, HAM (Red: Hak Asasi Manusia) yang kabur keberadaannya bagi kaum muslim di dunia, sebagai contohnya Palestina, yang dititikberatkan disni kita menegakkan hukum tapi hukumnya adil atau tidak itu kan jadi dilema,”jelasnya.

Ahmad mengungkapkan seluruh rangkaian Mataf Fakultas Hukum ini dikaitkan dengan tema keadilan. Mulai dari koreografi Fakultas, koreografi saat berada di Sporto, tema talkshow, tema essay bagi Mahasiswa baru, serta tugas video per kafilah. Sebelumnya pada saat Mataf Universitas, Fakultas Hukum menampilkan koreografi yang membentuk bendera Palestina di Sportorium UMY. Menurut Ahmad, hal ini masih berkaitan dengan keadilan.

Ahmad juga menjelaskan bahwa video yang dibuat oleh Mahasiswa baru itu tentang ketidakadilan yang terjadi, begitu pula dengan essay bagi tiap individu mahasiswa baru mengenai solusi dari suatu ketidakadilan yang diangkat dalam video sebelumnya. Ia kemudian menambahkan pula panitia dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum menyediakan hadiah bagi essay dan video terbaik. “Nanti dari BEM FH akan mempublikasi dan  tentu kami akan menyiapkan hadiah-hadiah bagi yang terbaik yang sudah menyiapkan sematang mungkin,” ungkapnya.

(RAN/USW)
Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar