Menjelang PEMIRA 2017, KPU Menyelanggarakan Debat I Capres dan Cawapres UMY

Suasan debat antara kedua paslon.

Jelang Pemilihan Umum Raya (PEMIRA) 2017 Komisi Pemilihan Umum Keluarga Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (KPU KM UMY) menyelenggarakan debat ke-1 antar Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) dengan mengusung tema “Clash of Vision. Pasangan calon (paslon) nomor urut dua, Febi Fauzan Azmi sebagai Capres dan Rahmat Ghifar Djulihardy sebagai Cawapres dari Partai Islam Progresif (PIP) serta paslon nomor urut tiga, Ahmad Rais Habib sebagai Capres dan Laela Farhatun Zakiyah sebagai Cawapres dari Partai Jas Merah (PJM). Acara ini diselenggarakan di Gedung AR Fachrudin B lantai 5 pada Selasa (9/5).

Debat ke-1 Capres dan Cawapres ini merupakan salah satu rangkaian acara yang diselenggarakan oleh KPU KM UMY, yang mana pada tanggal 15 Mei nanti akan kembali digelar debat ke-2 Capres dan Cawapres. Selaku ketua umum KPU KM UMY, Ilham Aulia dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak yang telah hadir di acara debat ke-1, dan ucapan syukur karena tahapan PEMIRA telah sampai pada debat  ke-I yang telah melalui beberapa rangkaian agenda. “KPU KM UMY sudah berikhtiar dan berupaya melakukan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya. Pada pengambilan tema debat kali ini “Clash of Vision”, dimana debat ini akan mengupas, membicarakan, membedah, dan mengurai visi dan misi dari kedua pasangan Capres dan Cawapres. Kami berharap debat ke-I ini akan menjadi salah satu indikator penilaian untuk memilih pada tanggal 18 Mei 2017 mendatang. Kami juga menghimbau kepada para mahasiswa untuk melihat secara jeli bagaimana visi dan misi dari kedua paslon,tutur Ilham.

Debat ke-1 Capres dan Cawapres ini juga menghadirkan Bapak Triyana selaku kepala Career Development Center (CDC) untuk membuka acara sekaligus menyampaikan sambutan. Beliau menyampaikan bahwa teman-teman mahasiswa yang hadir mungkin bisa menilai bagaimana debat ini berlangsung sekaligus menilai visi dan misi dari kedua paslon. “Ini merupakan momen untuk menilai mana yang terbaik untuk dipilih. Meskipun ada indikator yang lain, yaitu kinerja dari masing-masing partai politik. Saya berharap agenda dan proses-proses PEMIRA selanjutnya dapat berjalan dengan lancar,terang beliau.

Dipandu oleh moderator, dalam penyampaian visi dan misinya Paslon nomor urut dua dari PIP menerangkan tentang bagaimana sebagai mahasiswa harus bisa mengalirkan nadi perjuangan, mengingat dahulu mahasiswa sejak tahun 1998, dapat mengubah reformasi Indonesia. “Oleh karena itu, sebagai tuntutan pemimpin yang meneruskan perjuangan untuk naik ke pergerakan mahasiswa yang akan ditawarkan, kami membawa satu visi yaitu berkarakter transformatif. Islami yang berkarakter transformatif adalah puncak dari kesadaran, yaitu kesadaran diatas kesadaran. Mahasiswa mungkin sudah ada pada kesadaran kritis, namun kesadaran transformatif tidak hanya sekedar kritis, namun juga sudah ke ranah praksis. Dengan kita mengimplementasikan pada diri kita masing-masing dan InsyaAllah kalau kedepannya kami terpilih, kita akan bersama-sama mewujudkan bahwa mahasiswa UMY harus berkarakter transformatif. Mahasiswa yang bisa membawa perubahan,” Ucapnya.

Dalam penyampaian misi yang disampaikan oleh Cawapres, paslon nomor urut  dua tersebut mempunyai misi untuk mewujudkan mimpi bersama. “Pertama, menjadikan BEM KM UMY ini garda terdepan perjuangan mahasiswa dalam kancah Nasional maupun Internasional. Mengapa harus demikian, karena kita BEM KM UMY sudah mendapatkan nama baik. Kami siap meneruskan perjuangan BEM KM UMY sebelumnya. Kedua, menjadi sinergisitas yang tinggi antar elemen mahasiswa. Untuk memajukan UMY, bukan hanya tugas kami, bukan hanya tugas mereka, tapi tugas kita bersama. Ketiga, mengimplementasikan nilai-nilai humanitas kepada para mahasiswa. Ada pendekatan alkulturasi. Kami menyampaikan ini bukan sebagai Capres dan Cawapres, tetapi kami sebagai pelayan mahasiswa UMY,” Tambahnya.

Dilanjutkan dengan penyampaian visi dan misi dari paslon nomor tiga dimana sebelum menyampaikan seputar visi dan misinya, Ahmad Rais Habib selaku Capres menambahkan bahwasanya ada beberapa hal yang perlu kita ketahui, UMY terdiri dari banyak elemen mahasiswa, baik yang diakui atau tidak. “Cawapres saya yang berasal dari Partai Jas Merah (PJM), sedangkan saya yang berasal dari Partai Kampus Matahari (PKM) akan mewujudkan sebuah gagasan baru yang bernama Inspirasi Bersama. Kami akan mengkritisi secara benar tentang keterbukaan, keleluasaan kawan-kawan yang tidak termasuk dalam mayoritas, dapat terlibat dalam inspirasi bersama untuk membangun UMY yang lebih baik ke depan,ungkap Capres nomor urut tiga tersebut.

Ahmad Rais Habib dan Laela Farhatun Zakiyah menyampaikan beberapa visi dan misi yang diusungnya. “Visi kami BEM KM UMY yang inspiratif dalam membudikan karya. BEM KM UMY harus menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa, lembaga mahasiswa, sebagaimana kita tahu bahwa BEM KM UMY merupakan lembaga tertinggi. Membudikan karya disini adalah sebagai tenaga eksekutif, sebagai bentuk real dari adanya BEM KM UMY. Sedangkan Misi kami adalah dapat menjadikan BEM KM UMY sebagai kiblat inspirasi bagi lembaga mahasiswa. Kedua, membangun persatuan antar daerah sebagai bentuk terwujudnya harmonisasi di UMY. Ketiga, harus adanya optimalisasi peran dan pemberdayaan perempuan. Seperti yang kita ketahui, 2 dari 9 gubernur BEM Fakultas di UMY adalah perempuan. Seharusnya kalau kita melihat seperti itu, harus ada wadah tersendiri dengan mendirikan kementerian baru yaitu Kementerian Pemberdayaan Perempuan, dimana kita akan meningkatkan potensi mereka. Keempat, kita akan membuka sinergi dengan mahasiswa. Kekurangan antar lembaga mahasiswa saat ini adalah kurangnya jalur koordinasi yang jelas. Sehingga kalau kita melihat sudah ada hubungan-hubungan kultural yang dibangun oleh BEM dan DPM tahun lalu, kita akan membuat jalur koordinasi dengan cara kita bersama-sama, kita bekerja bersama, terangnya.

Debat ke-1 Capres dan Cwapres ini berlangsung secara kompetitif, karena kedua paslon yang ada secara aktif memberikan tanggapan dan pertanyaan satu sama lain. selain itu, dalam debat ini menghadirkan dua panelis yaitu Tanto Lailam dan Yordan Gunawan untuk memberikan komentar terkait visi dan misi kedua paslon. Namun kedua panelis berkomentar bahwa dalam penyampaian visi dan misi, kedua paslon masih belum memahami akar permasalahaan yang akan dibawa. Kedua paslon juga dinilai masih belum memahami betul bagaimana visi dan misi dijalankan. Selain itu, dalam rangkaian acara juga disediakan sesi tanya jawab untuk partisipan kedua partai dan sesi tanya jawab kepada mahasiswa umum.

Pada sekitar pukul 12:05 WIB sempat terjadi kegaduhan yang terjadi berupa protes dari partisipan PJM karena ada partisipan dari PIP yang bertanya pada kesempatan bertanya untuk mahasiswa umum. Setelah perdebatan singkat, kondisi kembali kondusif dengan kewenangan panitia yang melempar pertanyaan kepada mahasiswa umum yang lain. tidak berselang lama, sekitar pukul 12:27 terjadi protes kembali, kali ini dari mahasiswa umum yang merasa bahwa kesempatan bertanya mahasiswa umum hanya diberikan seluruhnya kepada mahasiswa di kampus selatan, yaitu dari jurusan Ilmu Pemerintahan 2016 dan Ilmu Hubungan Internasional 2014. Kedua peserta menilai bahwa ada ketidakadilan dalam distribusi kesempatan bertanya dan memohon kepada panitia untuk diberi kesempatan bertanya dua kali lagi. Setelah ada perdebatan kecil antara panitia dan kedua mahasiswa, panitia akhirnya memberikan izin kepada keduanya untuk bertanya.

Ditemui reporter Nuansa, Hanif Iqbal Saputro selaku Ketua Dewan Perwakilan Mahasiwa Keluarga Mahasiswa (DPM KM UMY) menyatakan bahwasanya dengan diadakannya debat ke-1 Capres dan Cawapres harapannya pada saat pemilihan 18 Mei mendatang mahasiswa yang datang untuk memilih semakin bertambah dibandingkan dengan tahun yang lalu. “Pertama saya berharap jumlah pemilih ditahun ini bertambah, kedua kami dari DPM KM UMY serta lembaga-lembaga yang terkait sudah melakukan semaksimal mungkin untuk PEMIRA. Semoga Mahasiswa semakin tumbuh kesadaran untuk memilih seorang pemimpin, semakin kondusif, dan semakin demokrasi” Jelasnya.


Ketua Panitia Ilham Aulia menuturkan bahwa KPU telah secara maksimal berikhtiar untuk melangsungkan kegiatan debat walaupun hanya dalam persiapan sekitar satu minggu. “Bahkan kami menyediakan fasilitas live streaming bagi para mahasiswa yang tidak bisa hadir. Sehingga seluruh mahasiswa UMY dapat mengetahui bagaimana pemaparan visi misi dari kedua kandidat”. Ia berharap dengan adanya Debat ke-1 Capres dan Cawapres kali ini dapat memberi pencerahan kepada seluruh mahasiswa UMY dalam kegiatan PEMIRA 2017 yang akan berlangsung 18 Mei mendatang. Ketika ditanya mengenai kapan Debat tahap 2 berlangsung, ia menjawab, “Insha Allah akan diadakan secara outdoor pada 15 Mei 2017 mendatang.” 

(AML, CDL)
Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

1 comments:

  1. Bandar Q Online Terpercaya dan Teraman di GUNUNGPOKER
    Link daftar : http://bandaraduq.com/Register.aspx?lang=id
    BBM : 56978317

    SEMUA GAME HANYA PAKAI 1 USER ID : Poker, Domino QQ, Capsa Susun, Adu Q, Bandar Poker,

    Segera daftarkan userid anda di GUNUNGPOKER
    Promo Terbaru dari GUNUNGPOKER
    - Minimal DEPOSIT & WITHDRAW Rp 20.000,-
    - Tersedia 7 game dalam 1 USER ID
    - BONUS Turnover 0.5%
    - BONUS Referral 20%

    UNTUK INFORMASI SELANJUTNYA BISA HUB KAMI DI :
    LIVECHAT GUNUNGPOKER 24 JAM ONLINE
    Fanspage FB : @agengunungpoker
    Pin BB : 56978317
    WA : +62812-7287-4416
    LINE : gunungpokercsr1
    WECHAT : gunungpokercsr1
    YM : gunungpokercsr1@yahoo.com

    BalasHapus