BEM FH UMY Gelar Sosialisasi 4 Pilar dengan MPR RI




Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum (FH) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY)  kembali mengelar serangkaian Pekan Raya ke-17 sekaligus sebagai rangkaian milad FH yang ke-36 dengan mengadakan Sosialisasi 4 Pilar. Sosialisai 4 Pilar yang bertemakan Pancasila sebagai Dasar Ideologi Negara ini diselenggarakan pada Selasa (4/4) bertempat di Sportorium UMY.

Acara yang berlangsung selama kurang lebih empat jam itu menghadirkan pemateri langsung dari Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), yaitu Bapak Muhammad Asri Anas selaku wakil ketua Badan Penganggaran MPR RI. Dalam sambutannya, Asri Anas mengatakan bahwasanya ada beberapa kelemahan yang terjadi di tanah air. Salah satunya masih terlihatnya keburukan budaya politik di Indonesia. “Harapan saya mahasiswa tetap berjalan di dalam jalur 4 pilar, karena berangkat dari fenomena yang terjadi, kesadaran akan 4 pilar sendiri sudah berkurang. Hal tersebut dapat dilihat dari rendahnya jiwa nasionalisme yang ada pada diri mahasiswa itu sendiri,” ungkapnya.

Selain menghadirkan pemateri dari MPR RI, BEM FH juga turut mengundang Dekan FH dan dosen-dosen FH. Dalam sambutannya, Bapak Muhtar Zuhdi selaku Dekan FH, mengungkapkan harapannya atas terselenggaranya acara ini. “Harapan saya sosialisasi 4 pilar yang diselenggarakan ini dapat memberikan efek dan pengaruh bagi peserta yang harus diimbangi dengan nilai religiusitas dan dapat memahami konsep 4 pilar dengan baik guna membimbing peserta agar tidak jauh dari Pancasila,” tambahnya.

Muhammad Fadli Azhari sebagai ketua panitia juga menambahkan beberapa tujuan yang ingin dicapai dalam acara Sosialisai 4 Pilar tersebut. “Tujuan diadakannya acara ini adalah untuk memperkenalkan 4 pilar kebangsaan MPR RI, di mana 4 pilar itu sendiri adalah Bhineka Tunggal Ika, UUD 1945, Pancasila, dan  NKRI. Diketahui bahwasanya masih banyak generasi-generasi muda di Indonesia yang belum mengetahui tentang 4 pilar. Berkaitan dengan tema yang diusung adalah untuk merefleksikan kembali dasar dari Pancasila itu apa. Selain itu acara Sosialisasi 4 Pilar ini juga menjadi salah satu bagian dari serangkaian acara pekan raya FH yang ke-17,” imbuhnya.

Bangsa Indonesia membutuhkan sebuah stimulan untuk meningkatkan kepekaan terhadap masalah-masalah sosial dan ketaatan pada hukum yang berlaku. Ideologi sekulerisme mulai menghilangkan ideologi Pancasila dan berakibat pada menurunnya moral anak bangsa. UUD 1945 alinea ke-4 menunjukkan bahwa Indonesia merupakan negara religius, tanpa menitik beratkan pada agama tertentu. Menurut Pancasila sendiri hubungan agama dan negara adalah saling menguatkan. Tugas masyarakat khususnya mahasiswa adalah untuk selalu melakukan “perlawanan” kepada pemerintah. Ini berarti bahwa masyarakat harus kritis agar pemerintah tetap menjalankan fungsinya sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945. Kemudian fungsi dari 4 pilar sendiri adalah sebagai pedoman untuk kehidupan berbangsa dan bernegara. Serta dapat meningkatkan kemampuan guna menghindari ketertinggalan dari negara lain khususnya dalam bidang teknologi. (CDL,DILL)



Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar