Tampilkan Piala Bergilir, Kompetisi PETITA Tahun ini Dibuat Berbeda

Suasana Kompetisi Peradilan Semu.

Komunitas internal PETITA Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengadakan puncak Kompetisi  Peradilan Semu Internal piala bergilir Dekan Fakultas Hukum UMY pada Rabu (15/03/17) bertempat di Ruang Peradilan Semu Fakultas Hukum. Perlombaan yang sudah dimulai dari Bulan November ini merupakan kompetisi internal yang diikuti oleh mahasiswa aktif Fakultas Hukum dan terbagi menjadi lima kelompok dimana setiap kelompoknya terdiri dari 16 mahasiswa.

Aditya Nugraha selaku ketua pelaksana dalam lomba ini menyebutkan bahwa Kompetisi Peradilan Semu ini adalah kompetisi yang menggunakan dua sistem penilaian yaitu penilaian yang dilihat dari berkas dan penilaian simulasi sidang yang menggunakan sistem  independensi dari praktisi dan akademisi.

Kompetisi Peradilan Semu Fakultas Hukum UMY merupakan kompetisi rutin setahun sekali dimana tahun ini adalah tahun kedua. “Kompetisi tahun ini memang sedikit berbeda dengan tahun lalu dalam opening ceremony tahun ini kita menggunakan konsep yang diisi suatu hiburan dan tahun ini juga ada piala bergilir karena sebelumnya hanya dengan piala biasa,” Ungkap Adit

Pengumuman pemenang akan  diumumkan dalam puncak HUT Fakultas Hukum UMY pada hari Sabtu (18/03) dengan perolehan nilai tertinggi diperoleh tim Requisitor dengan jumlah 1.473 poin. Sebagai anggota tim Requisitoir Dera Fauziyah tidak menyangka dapat mendapatkan beberapa kategori terbaik dan mendapat juara terbaik dalam kompetisi ini, ia percaya bahwa apa yang diusahakan selama ini dengan teman-teman anggota lainnya akan mendapatkan hasil yang maksimal “bagi teman-teman yang pernah mengikuti kompetisi tidak berhenti sampai disini karena ini adalah awal bagi kami untuk mencapai keberhasilan lainnya,” ungkap Dera. Selain itu Dera juga berharap kedepannya akan lebih banyak partisipasi dari teman-teman yang lain karena  kompetisi peradilan semu adalah identitas Fakultas Hukum yang sesungguhnya.


Selaku ketua pelaksana Adit sangat mengapresiasi para peserta kompetisi, karena dalam waktu yang singkat para kompetitor dapat mempersiapkan dan menampilkan simulasi sidang dengan sangat baik. “Saya sangat mengapresiasi para peserta yang mampu menampilkan sidang dengan maksimal dan saya juga berharap adanya kompetisi ini dapat dijadikan sebagai wadah bagi mahasiswa untuk bertukar ilmu, bertukar kemampuan berakting, dan sebagai wadah untuk mengkaji ilmu hukum lebih dalam selain itu kompetisi ini juga sebagai ajang silaturahim antar peserta,” terang Adit.  (AHP,ADE)
Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar