Tak Ada yang Salah dalam Berbagi

Sumber : seouoate.com

Dunia memang sudah melakukan banyak perubahan dari yang biasa dan sederahana menjadi rumit dan kompleks. Kemajuan yang sering kita sebut, entah itu kemajuan yang mengacu pada keburukan atau kebaikan yang jelas semakin majunya dunia semakin ada yang “aneh” di dalam dunia ini. Maju yang berarti menjadi lebih baik yang membantu dalam setiap kesulitan namun terasa sangat jauh dari maju yang seharusnya, entah mengapa hal itu terjadi. Kemajuan ini yang terus menerus berdampak pada keburukan dan membuat manusia menjadi serba malas dan bodoh, oh bukan, yang bodoh menjadi semakin bodoh, yang pintar menjadi semakin pintar, yang miskin menjadi semakin miskin dan yang kaya menjadi semakin kaya.

Maju yang tak serentak membawa manusia pada ketidak adilan dan kerusuhan di muka bumi ini, padahal maju harus merata sehingga seluruh manusia di muka bumi ini ikut merasakan dampak yang positif dalam kemajuan yang semakin pesat. Terutama di bidang teknologi, manusia yang di kenadalikan oleh teknologi dan kita sebagai manusia untuk mendapatkan sebuah teknologi harus melakukan penyeleksian, kenapa? karena hanya orang yang “mampu” yang dapat berteman dengan teknologi kalau ada dianatara manusia yang tidak menggunakan teknologi bisa jadi orang itu akan disebut dengan “gaptek”.

Satu dari sekian banyak kata di dunia ini, yang harus mengembalikan dan mendukung manusia untuk menuju kehidupan yang sejahtera adalah dengan kita harus berbagi terhadap sesama, hal itu mungkin tidak sulit untuk terucap namun sulit untuk dilakukan. Banyak manusia yang merasa dirinya kurang padahal ada yang lebih kurang dari dirinya. Ada yang hidupnya sangat berkecukupan namun tidak rela untuk berbagi sebab ia takut akan kekurangan.

Berbagi akan menghantar kita pada seribu kebaikan, yang  kita akan merasa bahagia yang belum kita rasakan sebeleumnya. Ada rasa syukur yang kita sering lupakan yang akan pasti kita belum pernah rasakan,  berbagi bukan berbicara tentang kita berkurang atau tidak, namun berbagi membawa kita pada kebaikan dan membuat dunia semakin maju. Kita berjalan berirama dengan manusia yang lain di dunia ini, untuk segala sesuatunya menjadi lebih baik.

Lupa akan darimana kita berasal membuat kita terlena dengan kita hari ini dan apa yang kita telah capai, ketika manusia itu berada di posisi yang paling tinggi di muka bumi ini, rasa enggan terus bermuncul di dalam hatinya untuk menolak berbagi karna kekurangan akan menghamipiri padahal ia lupa akan dari mana dulu sebelum posisi itu diraih. Semua manusia pernah mengalami posisi dimanapun. Kalaupun yang dibawah tak pernah diatas dia harus berusaha lebih banyak dari biasanya, kalaupun yang diatas tak pernah dibawah dia konsisten terhadap berbagi dan bersyukur.

Hidup ini memang sulit tidak seperti ekspetasi yang kita harapkan, namun tidak salahnya mencoba untuk menjadi yang lebih baik terhadap yang kita jalani. Tak ada yang salah dalam berbagi, karena dengan berbagi secara sukarela kita memberikan kasih sayang kepada sesame, memberikan kebahagiaan kepada orang banyak, dan memberikan senyuman yang tak ternilai harganya.

Efek itu tidak lihat secara nyata dan jelas di depan mata kita ketika berbagi, namum sebuah pahala akan terus sampai akhir hayat hidup manusia yang berbagi, tak ada kata rugi dalam berbagi, yang ada menambah. Ada sesautu yang tidak bisa kita lihat dan kita rasakan secara tepat namun dibaliknya terdapat hal yang luar biasa.


Berbagilah untuk seluruh manusia dimuka bumi ini selagi sebagian diantara kita mampu, karena senyum yang kita lihat terasa membahagiakan di hati manusia yang tidak pernah kita rasakan sebelumnya, berbagilah kepada sesama, bantuan sedikitpun tak akan pernah “mereka” keluh walaupun hanya sedikit saja yang mereka terima. Berbagilah karena pembelajaran hidup akan didapatkan meski bukan teori yang membingungkan. Karna tak ada yang salah dalam berbagi. (AZR)
Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar