Larangan Merokok di Kampus UMY

Sumber : google image
Oleh : Yunita Laila N A

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) adalah salah satu universitas yang menjunjung tinggi sikap dan norma yang baik untuk seluruh civitas akademi yang berada di dalamnya. Ada banyak peraturan yang dibuat oleh para jajaran tinggi kampus demi meningkatkan kenyamanan dan keamanan di wilayah kampus. Salah satu aturan yang dibuat yaitu mengenai larangan merokok di wilayah kampus. Namun, apakah peraturan tersebut sudah dijalankan oleh mahasiswanya? Saya kira, jawabannya adalah belum.

Adanya peraturan dari kampus mengenai larangan merokok di wilayah kampus UMY sangat saya dukung. Hal tersebut menurut saya sangat berdampak besar terhadap kenyamanan warga kampus. Selain terciptanya udara yang bersih dan segar, adanya larangan merokok tersebut juga akan mengurangi jumlah sampah yang berceceran akibat sisa dari puntung rokok. Apalagi, saat ini kampus kita tercinta sedang menjalankan program Green Campus, yang mana diharapkan agar wilayah kampus UMY tercipta sebagai kampus yang bersih, hijau, dan nyaman.

Namun demikian, sepertinya larangan tersebut hanyalah dipandang sebelah mata oleh beberapa mahasiswa yang masih nekat merokok di wilayah kampus. Entah mereka belum tahu peraturan tersebut  atau malah pura-pura tidak tahu. Saya sering melihat beberapa mahasiswa merokok di wilayah kampus. Mereka dengan santainya menghisap rokok di tempat yang memang tidak sepi oleh aktivitas kampus, misalnya di parkiran atau di kantin. Padahal, bau rokok yang mereka hirup akan menempel di baju yang mereka kenakan saat berada di kelas. Dengan begitu pastinya teman-teman kelas atau bahkan dosen mereka sekalipun akan bisa mencium bau rokok dari baju mereka. Saya tidak tahu, apakah mereka mempunyai rasa malu atau tidak.

Saya sangat menyayangkan sekali dengan adanya ketidaktaatan peraturan tersebut. Hal tersebut bisa jadi menjadi salah faktor penghambat kampus menuju Green Campus. Menurut saya, pihak–pihak tinggi kampus seharusnya bisa lebih menertibkan mahasiswa-mahasiswa yang melakukan pelanggaran tersebut. Misalnya, bagi siapapun yang ketahuan merokok di wilayah kampus akan dikenai denda. Dengan begitu, mereka akan menjadi jera. Selain itu, peraturan yang ada tidak hanya menjadi sebuah wacana, namun juga dapat diterapkan dengan bijaksana.
Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

1 comments:

  1. Pertanyaan buat penulis.dapatkah kau menulis dengan data?
    1.Dari mana asal kampanye anti rokok di mulai?
    2.siapa yg mendanai (umy 2016 yg lalu dapat 1 m)
    3.bisa ga kau kaji secara mikro dan makro?.saya yakin disitu banyak kontradiksi antara tulisanmu dan nasip buruh dan petani tembakau yg kian melarat.
    4.lebih berbahaya mana , sampah rokok atau asap knalpot?.

    BalasHapus