Biarkan Mimpi Kita Terbang Bersama Awan dan Digantikan dengan Angin Kebahagian

Sumber gambar : gittafitrianjanuar.blogspot.co.id

Oleh : Azhfar Muhammad R

Pernah pada suatu masa kita bermimpi
Menggapai langit dan meraih bintang
Kita pun mulai melukis pelangi dengan berbagai gradasi warna
Penuh semangat
Penuh keyakinan

Lalu kita sampai pada suatu masa
Di mana pembuktian terjadi
Bahwa harapan kadang tak sesuai dengan kenyataan
Bahwa manusia memang hanya bisa berusaha dan berdoa
Soal hasil hanya Sang Mahapengatur yang menentukan

Lalu bagaimana dengan nasib mimpi yang sudah telanjur terbuai dalam ingatan?
Bagaimanakah nasib pelangi yang sudah dilukis penuh semangat?
Bagaimanakah nasib beribu doa yang sudah terpanjat penuh keyakinan?

Pepatah mengatakan
"Hidup itu bukan lomba lari
melainkan lomba berbagi
Yang paling berharga bukanlah seberapa cepat kamu bisa mewujudkan mimpi
Namun seberapa banyak manfaat yang bisa kamu berikan untuk orang lain
Saat mimpi tersebut akhirnya terwujud"

Mungkin Allah menunda waktunya
Karena Ia masih ingin melihat kita berusaha dan berdoa
Atau mungkin Ia mempunyai rencana lain yang lebih indah

Kawan-kawanku seperjuangan
Jangan bersedih dan tetap semangat
Akan datang masa
Di mana kita tertawa penuh bahagia
Di mana kita menangis karena haru
Dan ketika masa itu tiba kita mengerti
Rencana Allah itu indah
Jauh lebih indah dari yang kita bayangkan
Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar