Public Hearing DPM FH UMY : Bukan Hanya Sekadar Formalitas

Suasana Public Hearing Fakultas Hukum.

Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Hukum (DPM FH) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menyelenggarakan Public Hearing yang bertemakan “Memperjuangkan Suara Hati Mahasiswa Demi Terwujudnya FH UMY yang Sejahtera dan Berkemajuan”. Acara ini diselenggarakan pada Senin (26/12), bertempat di Lobby Dasar Fakultas Hukum UMY yang  dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Ketua Prodi, Kepala Tata Usaha (TU), dan perwakilan dari laboratorium Hukum.

Diselenggarakannya Public Hearing ini adalah sebagai forum komunikasi antara mahasiswa dengan staff Fakultas Hukum. “Tujuan dari Public Hearing ini adalah sebagai forum komunikasi antara mahasiswa, Dekanat, staff pengajar, dan staff TU,” tegas Muhtar Zuhdi selaku Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, saat memberikan sambutan.

Sesi dengar pendapat ini dimulai dengan menampilkan hasil kuisioner yang sebelumnya telah disebarkan oleh DPM FH UMY kepada seluruh mahasiswa Fakultas Hukum. Kuisioner tersebut berisi tentang kualitas dari fasilitas, pelayanan, dan proses akademik.

Alasan penyebaran kuisioner ini adalah untuk meningkatkan partisipasi mahasiswa dalam menyampaikan pendapat mereka tanpa perlu bertatap muka. “Alasan menggunakan mekanisme kuisioner ini karena tidak semua mahasiswa berani bertatap muka langsung untuk menyuarakan pendapatnya,” ujar Ketua Umum DPM FH UMY, Rizki Prayogo.

Pada sesi selanjutnya yaitu tanya jawab, dua orang mahasiswa mengungkapkan  keluhan terkait kualitas pengajar, pelayanan dari staff TU, subsidi dana bagi mahasiswa, dan ketentuan kelulusan. Keluhan dari mahasiswa tersebut kemudian ditanggapi langsung oleh Kaprodi dan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan.

Acara ini juga dinilai lebih baik dari tahun sebelumnya, senada dengan yang diungkapkan Jasmine, mahasiswa angkatan 2014. “Kalau dibandingin tahun sebelumnya jauh lebih bagus, yang hadir lebih banyak, berarti otomatis mereka (red: DPM FH UMY) lebih prepare dalam hal penarikan massa. Konsumsi lebih enak dan lokasinya juga lebih mendukung,” jelasnya.

Rizki Prayogo, mewakili DPM FH UMY, mengungkapkan bahwa pihaknya akan terus memantau Kaprodi dan Dekanat apakah mereka benar-benar mengimplementasikan aspirasi mahasiswa. “Kami enggak mau acara ini hanya sekedar formalitas aja seperti tahun-tahun sebelumnya. Kami harap aspirasi mahasiswa benar-benar sampai dan terlaksana,” tutupnya. (ELS/RAN)
Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar