Peace and Violence in Indonesia, Diskusi bersama Agus Widjojo

Penyerahan kenang-kenangan kepada pemateri.

Mahathir Global Peace School (MGPS) kembali diadakan pada tahun 2016 ini. Acara yang diadakan pada tanggal 26 November sampai 5 Desember kedepan mengambil tema mengenai Peace and Inter-religious Dialogue in Worldwide Education. Ada beberapa narasumber yang ikut mengisi rangkaian program MGPS ke 5 ini salah satunya yaitu Letjen (Purn) Agus Widjojo sebagai Governor Of The National Reselience Institute (LEMHANAS) dan menyampaikan materi yang bertema Peace an Violence in Indonesia bertempat di AR. Fakhrudin A Universitas Muhammadiyah Yogyakarya (UMY).

Dalam materinya Agus Widjojo banyak menyampaikan mengenai konflik yang terjadi serta beberapa pemaparan mengenai daerah yang pernah terkena konflik di Indonesia.Selain mahasiswa UMY, dalam diskusi ini juga dihadiri oleh beberapa Participant yang berasal dari daerah serta Universitas lain yang sudah lolos seleksi sehigga dapat mengikuti kegiatan ini. Hasan, seorang mahasiswa Hubungan Internasional (HI) mengaku sangat antusias terhadap program MGPS kali ini "Acara ini merupakan acara continue yang diadakan setiap tahun yang sangat bermanfaat menurut saya. Untuk mahasiswa saya sangat merekomendasikan untuk mengikuti kegiatan ini karena informasi yang didapatkan melalui narasumber yang langsung dari lapangan serta tahu mengenai permasalahan di Indonesia sendiri”.


Ditemui di tempat yang berbeda, Hijriyah Oktaviani sebagai Kepala Biro Urusan Protokol menyatakan bahwa ini merupakan salah satu bagian dari rangkaian Mahatir Global Peace School yang mengahidirkan beberapa narasumber. "Dengan adanya kegiatan ini, saya berharap lebih banyak lagi mahasiswa yang memiliki kapabilitas serta kompetensi yang bagus serta dapat mengikuti kegiatan MGPS saat ini dan kegiatan MGPS berikutnya". (APR)
Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar