RS PKU Yogyakarta, Tanggung Jawab dan Peran sebagai Amal Usaha Muhammadiyah

Suasana RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta.

Salah satu amal usaha
persyarikatan Muhammadiyah, yaitu Rumah Sakit Penolong Kesengsaraan Umat (RS PKU) Muhammadiyah Yogyakarta, hadir sebagai salah satu RS yang ada di kota Yogyakarta. RS yang berdiri pada 15 Februari 1923 dan terletak di Jl. KH Ahmad Dahlan Yogyakarta ini, merupakan amal usaha yang dimiliki langsung oleh Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah. Sebagai sebuah amal usaha Muhammadiyah serta Rumah Sakit bagi warga Yogyakarta, RS PKU Yogyakarta tentu memiliki perbedaan dengan RS lainnya di kota Yogyakarta, baik dari segi pelayanan sampai ke kegiatan sosial yang diadakan.

“Yang membedakan RS PKU Yogyakarta ini dengan RS lain, tentu saja dengan memberikan pelayanan yang unggul dan Islami, misalnya baik dari segi fisik bangunan RS, adanya pemisahan ruangan untuk pasien laki-laki dan perempuan, segi penampilan para pegawainya, dan pelayanan dengan spirit Islam,” ujar Direktur Utama PKU Muhammadiyah Yogyakarta, Joko Murdiyanto, ketika ditemui Nuansa di ruangannya (26/05).

Amal usaha Muhammadiyah tentu tidak terlepas dari adanya kegiatan sosial kepada masyarakat, yang mana sesuai dengan prinsip persyarikatan untuk bergerak menolong ummat. “RS PKU juga memiliki tanggung jawab sosial baik di dalam maupun di luar RS, untuk di dalam RS, walaupun sudah ada jaminan kesehatan nasional oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosia Kesehatan (BPJS), RS PKU juga memberikan santunan kepada orang-orang dhuafa yang tidak memiliki BPJS dengan sumber dana berasal dari Lembaga Amil Zakat Infaq Muhammadiyah (LAZISMU) RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Sementara tanggung jawab sosial di luar, RS PKU juga menyelenggarakan layanan medis, seperti program rumah sakit tanpa dinding dengan menyelenggarakan pengobatan gratis di masyarakat, dan non-medis yang berkaitan dengan layanan ekstra moral, seperti Posyandu Lansia, pembinaan-pembinaan pada kelompok tertentu seperti kelompok diabetes, kelompok penderita gagal ginjal, dan kelompok ikatan pegawai untuk donor darah,” jelas Joko.

Dalam hal kualitas RS, Joko juga memaparkan capaian kualitas RS yang telah diraih oleh RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta ini, “Dalam rangka menjamin mutu RS, Alhamdulillah RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta sudah terakreditasi bintang 5, atau dalam tingkat akreditasi RS berada dalam tingkat Paripurna sejak 5 Januari 2016 lalu oleh Komisi Akreditasi RS yang ditunjuk oleh Presiden,” ungkapnya.

Menanggapi kabar semakin mahalnya biaya pengobatan RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta, Joko menyanggahnya, “Jika dibandingkan dengan RS swasta yang lain di Yogyakarta, kita paling murah. Kita pernah membandingkan harga obat, dengan membeli obat dari RS swasta yang lain, ternyata obat kita lebih murah,” ujar Joko.

Direktur Utama PKU Muhammadiyah Yogyakarta ini juga menjelaskan keunggulan lain dari RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta, yaitu pada pengelolaan BPJS. “Hampir 60% pasien disini di-cover BPJS. Sejak diresmikan pada Januari 2014, kita termasuk RS yang dipandang cukup bagus dalam pengelolaan BPJS. RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta menjadi rujukan dalam pengelolaan BPJS, buktinya saya diundang beberapa kali sebagai pembicara berkaitan dengan pengelolaan BPJS di beberapa pertemuan,” ungkap Joko.

Terkait pengaruh hadirnya RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta bagi warga Yogyakarta sendiri, RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta menjadi alternatif pilihan dalam pelayanan kesehatan di kota Yogyakarta. “RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta berguna untuk menambah fasilitas pelayanan kesehatan yang ada di kota Yogyakarta,” ungkap Joanda Kevin, warga Yogyakarta yang kesehariannya sebagai mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Tak hanya warga kota Yogyakarta, warga dari daerah di luar kota juga merasakan pengaruh hadirnya PKU Muhammadiyah Yogyakarta, “RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta membantu warga-warga di sekitar pusat kota bagian selatan karena menjadi RS besar yang ada di sana, sementara RS yang lain kebanyakan berada di bagian utara kota,” jelas Sri Indyah, warga dari Imogiri, Gunung Kidul. (MADA) 
Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar