Pameran Foto dan Arsip ‘Muhammadiyah dalam Lorong Waktu’


YOGYAKARTA. Anggota Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Dahlan Rais membuka Pameran Foto dan Arsip Muhammadiyah ‘Muhammadiyah dalam Lorong Waktu’ di Aula Masjid KH Ahmad Dahlan UMY Kamis (17/11). Pameran ini adalah bagian dari Resepsi Perayaan Milad Muhammadiyah ke-104 yang digelar di Sportorium UMY, acara pameran ini berlangsung selama dua hari mulai tanggal 17 -18 November 2016.

Pameran tersebut menampilkan berbagai arsip Muhammadiyah seperti surat-surat penting, buku-buku kuno, surat kabar, catatan biografi, foto-foto dinamika pergerakan Muhammadiyah dari masa ke masa; artefak di stand yang terbagi dalam Suara Muhammadiyah Corner, Ahmad Dahlan Corner, Muhammadiyah Daerah, serta arsip arsip Muhammadiyah .

“Pameran ini menjadi langkah awal bagi Muhammadiyah untuk mendirikan Museum Muhammadiyah yang rencananya akan dibangun di tengah kota,” tutur Dahlan. Pendirian Museum Muhammadiyah sendiri kini masih dalam proses perencanaan.

Menurutnya, upaya pengumpulan arsip, foto, dan berbagai artefak bersejarah Muhammadiyah dalam pameran ini memiliki peran penting agar jejak langkah Muhammadiyah bersama dengan bangsa Indonesia tidak hilang dan tetap terpelihara.

Selama ini, Muhammadiyah tertib melakukan pencatatan dan pengarsipan. Arsip tertulis Muktamar Muhammadiyah dari masa ke masa dan gambar-gambar bersejarah lainnya pun masih tersimpan dan turut dipamerkan dalam pameran ini yang ke depannya Muhammadiyah tersendiri akan mendirikan museum.

“Pameran ini bisa menyempurnakan narasi-narasi tertulis milik Muhammadiyah. Karena foto dan gambar dapat mengungkapkan ribuan kata daripada apa yang tertulis,” lanjutnya. Menurutnya, nilai-nilai luhur yang terkandung dalam persyarikatan Muhammadiyah, melalui pameran ini patut dijadikan sebagai sarana pembelajaran bagi generasi-generasi penerus persyarikatan.

Pameran ini diselengarakan atas kerjasama antara Muhammadiyah, Suara Muhammadiyah, TV Muhammadiyah, Radio Muhammadiyah, dan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

“Latar belakang dari pameran arsip ini Muhammadiyah tersendiri merupakan media yang tepat untuk memamerkan arsip serta yang sampai saat ini tidak ada organisasi yang seeksis Muhammadiyah, dengan pameran ini Muhammadiyah menunjukkan kiprah–kiprah sejak awal kelahirannya, apa yang selama ini dilakukan Muhammadiyah dan menunjukkan Muhammadiyah dalam lorong waktu dari tahun ke tahun, tukas Denny Asyari yang merupakan ketua penyelanggara dari acara pameran ini.

Pengunjung pun ramai berdatangan ke acara pameran ini sejak dibuka pada pukul 09.30 WIB. Mulai dari SD, SMP, SMA, SMK Muhammadiyah di Yogyakarta sendiri hingga dari kampus UMY, UAD, UGM, para tokoh Muhammadiyah, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah, Pimpinan Daerah Muhammadiyah, Pimpinan Cabang Muhammadiyah, Pimpinan AISYIAH beserta jajarannya.

“Tujuan kami mengunjungi acara pameran ini kami ingin mengetahui Muhammadiyah pada zaman sebelumnya, mengetahui Muhammadiyah dari waktu ke waktu sebelum merdeka dan menambah wawasan sejarah khususnya karena kami sekolah di SMA  Muhammadiyah, tukas para siswa SMP 7 Muhammadiyah Yogyakarta. (Azfar)
Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar