Dua Hari Lebih, Belajar Paham Berdiplomasi Bersama MUN

Suasana acara workshop.

Acara  workshop on diplomacy and model united nation telah dilaksanakan pada tanggal 17-18 Oktober 2016 berlokasi diruang sidang AR. Fachrudin B lantai 5 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Acara kali ini bertemakan Diplomacy for Integrating and Enhancing World Security. Acara tersebut diadakan oleh komunitas Model United Nation (MUN) UMY
.
Hari pertama dibuka oleh sambutan dari Ratih selaku perwakilan dosen, selanjutnya diisi dengan perkenalan MUN kepada mahasiswa  dan dilanjutkan dengan Talkshow diplomasi. Pada bagian sesi terakhir dihari pertama ditutup oleh conferensi zero. Untuk hari kedua, para peserta diajak untuk berlatih dengan simulasi sidang. Simulasi sidang tersebut dibagi atas 3 konsil yaitu UNSC, UNGA, dan UNHRC.

Untuk jumlah peserta panitia tidak menarget, tetapi pada hari H acara, mahasiswa yang ikut berpartisipasi sudah sangat melebihi ekspektasi panitia. Tercatat jumlah peserta yang ikut untuk acara ini kurang lebih 120 orang berasal dari berbagai jurusan di UMY.

Darel Achmad selaku koordinator acara 2nd WRSP ini sempat mengatakan kepada pihak Nuansa bahwa kendala acara adalah mencari peserta. “kebanyakan mahasiswa terutama mahasiwa baru masih merasa takut ketika kami menjadikan conferensi zero sebagai rangkaian acara”. Namun kendala-kendala tersebut masih bisa ditangani oleh pihak panitia, panitia bergantian untuk menjaga stand lalu menjelaskan kepada peserta rangkaian-rangkaian acara secara jelas dan menerima bantuan dari kakak tingkat 2012 dan 2013.

Tujuan dari panitia atas pelaksanaan acara ini selain memperkenalkan MUN kepada mahasiswa UMY juga ingin memberitahukan kepada mahasiswa terutama peserta bahwa dalam jangka waktu dekat akan ada open recruitment . “Semoga para peserta lebih paham apa itu MUN dan para peserta dapat berdiplomasi secara baik dan benar,” ujar Darel kepada pihak Nuansa.

Acara ini bagus karena dapat melatih peserta untuk berfikir terbuka dan juga peka terhadap isu-isu yang ada,” ujar Anin, salah satu peserta. Anin juga mengatakan bahwa dirinya merasa tertarik terhadap  acara ini dan sedikit menyayangkan jumlah peserta yang didominasi oleh mahasiswa dari jurusan HI saja.Hal senada juga diungkapkan oleh Eiga, mahasiswa HI 2016. “acaranya tidak tegang dan semoga acara-acara selanjutnya tetap dipertahankan flesibilitasnya,” ujar Eiga. (NIDA)
Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar