UKM Pramuka UMY Tuan Rumah KEMBARAMUNAS II


Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pramuka KH. Ahmad Dahlan-Nyai. HJ. Ahmad Dahlan Gugus Depan Kota Yogyakarta 07.027-07.028 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menjadi tuan rumah kegiatan Kemah Bakti Racana Muhammadiyah Nasional (KEMBARAMUNAS) II pada Kamis (22/9). Kegiatan diawali dengan upacara pembukaan KEMBARAMUNAS II di Lapangan Bintang UMY. Upacara pembukaan tersebut diikuti oleh 90 peserta kegiatan dari Racana Muhammadiyah se-Indonesia.

Proses upacara pembukaan KEMBARAMUNAS II dibuka dengan pembacaan susunan petugas upacara oleh pembawa acara upacara. Bertindak sebagai pemimpin upacara Jihad Mirza mulai memimpin jalannya upacara. Upacara pembukaan tersebut juga turut dihadiri oleh GKR Mangkubumi yang merupakan ketua Kwartir Daerah Pramuka DIY.   

Dalam upacara pembukaan yang merupakan salah satu bagian dari rangkaian acara KEMBARAMUNAS II Prof. Dr. Bambang Cipto, M.A. selaku pembina upacara dalam sambutannya berharap agar adik-adik mahasiswa peserta kegiatan dapat mengemban tugas sebagai generasi penerus yang mengemban tugas mulia untuk berbakti kepada masyarakat dan bangsa Indonesia. Setelah menyampaikan sambutannya Prof. Dr. Bambang Cipto, M.A. membuka rangkaian kegiatan KEMBARAMUNAS II secara simbolis dengan pemukulan gong.

Setelah dibuka secara simbolis upacara dilanjutkan dengan prosesi adat dan pembacaan sandi oleh Muhammad Wahyu Hidayat dan Ika Nurtanti Sunarya yang bertindak sebagai pembawa pusaka. Rangkaian upacara pembukaan diakhiri dengan penyematan tanda peserta oleh Prof. Dr. Bambang Cipto, M.A. kepada perwakilan peserta putra dari STKIP Muhammadiyah Bone Sulawesi Selatan dan peserta putri dari STKIP Muhammadiyah Priswu Lampung. Upacara ditutup dengan pembacaan doa oleh Ashabul Khaffi dan diakhiri dengan penampilan atraksi oleh UKM Tapak Suci UMY.

KEMBARAMUNAS II pada kali ini mengangkat tema “Cinta Alam dan Membangun Masyarakat melalui Kemah Bakti”. Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk menjalin silaturahmi serta memfasilitasi Pramuka tingkat Pandega untuk mengabdi pada Masyarakat.

“Untuk menjalin silaturahmi antar Pramuka di Perguruan Tinggi Muhammadiyah seluruh Indonesia. Selain itu, kami memfasilitasi pramuka-pramuka Perguruan Tinggi Muhammadiyah se-Indonesia untuk mengabdi pada masyarakat” ungkap Muhammad Johari selaku Ketua Reka Kerja.  Johari menambahkan “Sesuai dengan tema, kegiatan yang nanti kita lakukan akan lebih banyak di alam, Sehingga setelah materi di hari pertama, peserta akan langsung praktik di lokasi.”

Pemberian materi dilakukan di Ruang Sidang Gedung AR.Fakhrudin B Lantai 5 UMY. Materi pertama oleh Sri Hananto dari Dinas Kelautan dan Perikanan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengenai Kebijakan Pengelolan Kawasan Konservasi Mangroove di DIY dan  Novita Andriansari dari KP2B Keluarga Pemuda Pemudi Baros. Materi tersebut menjelaskan hal-hal tentang mangrove. Seperti jenis, fungsi, dan lain-lain. Dijelaskan juga dampak kegiatan manusia pada ekosistem mangrove dan tata cara persiapan penaman mangrove, untuk memudahkan peserta kegiatan pada praktik langsung. Penanaman mangrove akan dilakukan Sabtu (24/9) September di Muara Sungai Opak Dusun Baros, Titoharjo, Kretek, Bantul Yogyakarta.

Materi kedua yang disampaikan mengenai peran Muhammadiyah dalam melestarikan dan menjaga lingkungan dari Majelis Lingkungan Hidup Muhammadiyah DIY dan dilanjutkan oleh Badan Lingkungan Hidup DIY mengenai bank sampah. Pada Jumat (23/9) para peserta akan berkunjung ke bank sampah di daerah Kasihan, Bantul untuk belajar mengolah sampah dan dipraktikan langsung di Pantai Parantritis,Bantul,Yogyakarta.  Selain itu, kegiatan di Pantai Parangtritis juga dilakukan untuk menyadarkan masyarakat mengenai sampah yang masih tersebar sepanjang bibir pantai Parangtritis.


Dengan persiapan sejak sepuluh bulan lalu, panitia KEMBARAMUNAS II berharap kegiatan yang sudah terkonsep matang ini bisa berjalan dengan lancar hingga akhir. Salah satu peserta kegiatan berpendapat bahwa kegiatan yang diadakan ini sangat menarik. “Menurut saya ini sangat menarik. Disini kami diberi wadah untuk berekspresi, saling mengenal teman-teman satu almamater, lebih mengetahui perkembangan Racana Muhammadiyah dari Jakarta, Sulawesi, dan juga menambah pengetahuan. KEMBARAMUNAS yang kedua ini memiliki konsep yang lebih matang dari sebelumnya,ungkap Faisal Abdul Muhaimin, peserta dari Universitas Muhammadiyah Surakarta. (TYS, SRS, BIM)
Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar