Melihat Peran Tim Kesehatan dalam Mataf 2016

Masa Ta’aruf (Mataf) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang dimulai dari 6 hingga 8 September 2016, melibatkan berbagai pihak dalam pelaksanaannya, tidak terkecuali bagi tim kesehatan di mana tidak luput perannya bagi kesuksesan acara Mataf UMY

Seperti ditemui Nuansa di sela-sela kesibukan tim kesehatan, Ahla Chayatus Solihah, selaku Ketua Tim Kesehatan Mataf UMY 2016 menyebutkan bahwa untuk anggota tim kesehatan sendiri berjumlah kurang lebih 170 orang. “Anggota tim kesehatan Mataf kurang lebih ada 170 orang yang disiagakan, posko kami terletak di Mini Hospital FKIK dan Lobi Fisipol,” ujar Lala, begitu ia akrab disapa. Anggota tim kesehatan sendiri berasal dari Tim Bantuan Medis (TBM) dari Jurusan Kedokteran Umum UMY, Nursing Care Club (NCC), Korps Sukarela (KSR), dan Tim Bantuan Obat (TBM). Serta dibantu pula oleh beberapa orang dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) seperti Resimen Mahasiswa (Menwa), Hizbul Wathan (HW), dan Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala). 

Lebih lanjut Lala mengatakan langkah yang dilakukan oleh tim kesehatan sebelum pelaksanaan Mataf salah satunya adalah pembentukan tim kesehatan yang terdiri dari divisi obat, deplay, logistik, rekam medis, dan keamanan. Lala juga menambahkan bahwa sebelum Mataf berlangsung, tim kesehatan melakukan latihan bersama selama dua hari. Menjelang Technical Meeting (TM) masing-masing fakultas kira-kira empat sampai lima hari, tim edukasi dari tim kesehatan mendatangi tiap-tiap fakultas dengan jadwal yang berbeda-beda. Tim edukasi masuk ke tiap fakultas untuk mengedukasi mahasiswa seputar menjaga kesehatan tubuh menjelang Mataf. Selain itu, tim kesehatan juga melakukan scanning untuk mengelompokkan mahasiswa berdasarkan kondisi kesehatannya. Mahasiswa yang sedang atau pernah mengalami penyakit berat seperti asma, jantung, riwayat operasi, dan penyakit berat lainnya akan diberikan pita berwarna merah. Sedangkan mahasiswa yang memiliki riwayat penyakit ringan akan diberikan pita berwarna kuning.

Lala juga mengungkapkan kendala yang dihadapi oleh tim kesehatan saat pelaksanaan Mataf di hari pertama Mataf adalah kurangnya koordinasi dari fakultas dan universitas. Kendala lainnya yakni mahasiswa baru yang kurang sadar akan kondisi tubuh mereka. Tidak hanya pada hari pertama Mataf, tim kesehatan akan tetap disiagakan hingga berakhirnya Mataf 2016. (ASN/DILL)
Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar