Pelaksanaan OSDI 2016 Sempat Diwarnai Ketegangan


Pelaksanaan Orientasi Studi Dasar Islam (OSDI) bagi mahasiswa baru putra Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang dilaksanakan pada Sabtu (10/9) di Sportorium UMY sempat diwarnai sedikit ketegangan. Ketegangan terjadi ketika acara hiburan Stand Up Comedy di mana salah seorang mahasiswa baru merasa tidak terima dengan materi yang disampaikan komika (Red: orang yang melakukan Stand Up Comedy).

Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh Nuansa, kronologi terjadinya ketegangan dimulai ketika salah seorang komika menyampaikan materi yang menyinggung Nabi Adam dan Hawa di mana terselip candaan yang menjurus ke unsur penghinaan. 

Seperti yang diungkapkan oleh Hidayat Hadi Kusumo, mahasiswa baru UMY yang mengikuti pelaksanaan OSDI mengatakan sempat terjadi ketegangan saat acara hiburan. “Tadi sempat ada ketegangan ketika Stand Up Comedy tampil. Nggak tahu lagi cerita tentang apa, kemudian ada peserta OSDI nggak tahu dari fakultas apa, dia nggak terima kemudian menantang, yang nantang sama Stand Up Comedy jadi ribut,” ujarnya. Hidayat juga menambahkan bahwa akan ada lima Stand Up Comedy yang akan tampil, tetapi yang baru tampil baru dua, dan yang tiga tidak jadi tampil akibat adanya ketegangan tersebut. Keterangan itu diperkuat oleh keterangan Guntur Jaya Tomas, mahasiswa baru yang juga berada di lokasi kejadian ketika ketegangan terjadi. “Tadi ada komika sedang stand up, bawa-bawa Nabi Adam gitu di materinya, ada mahasiswa yang tidak setuju,” ujar Guntur.

Dihubungi Nuansa, Ferry Fauzan selaku Koordinator Acara OSDI 2016 mengonfirmasi adanya ketegangan yang sempat terjadi pada saat acara hiburan stand up comedy. “Sebenarnya itu hanya salah paham antara stand up comedy dan mahasiswa, tetapi kericuhan tersebut dapat segera dikondisikan,” ungkapnya. Untuk meredam ketegangan, pihak stand up comedy UMY langsung menyampaikan permintaan maaf atas materi yang menimbulkan ketegangan tersebut.

Dihubungi Nuansa via telepon, Ketua Panitia OSDI, Denido Mubsir menyatakan belum bersedia memberikan tanggapan resmi terkait ketegangan. Sementara itu ditemui Nuansa pada Minggu (11/9), pihak komunitas Stand Up Comedy UMY juga belum bersedia memberikan klarifikasi terkait ketegangan yang terjadi pada OSDI putra sehari sebelumnya dengan alasan belum adanya keterangan resmi dari pihak panitia OSDI 2016. Hingga berita ini diturunkan, Nuansa masih menunggu tanggapan resmi dari pihak panitia OSDI dan komunitas Stand Up Comedy UMY.

OSDI  mahasiswa baru putra UMY diikuti oleh kurang lebih 2.000 mahasiswa baru putra UMY. Seperti diketahui, konsep acara OSDI tahun 2016 mengusung konsep baru di mana tidak hanya diisi oleh materi-materi keagamaan meliputi keislaman dan kemuhammadiyahan, namun juga diisi oleh hiburan yang bertujuan untuk menghindari kejenuhan mahasiswa baru. Pelaksanaan OSDI 2016 dilaksanakan selama dua hari mulai 9 hingga 10 September 2016 di mana mahasiswa putra dan putri dipisahkan. Rangkaian kegiatan OSDI secara umum antara putra dan putri sama. Akan tetapi waktu pelaksanaannya dibedakan sebagai salah satu syi’ar Islam guna menjaga komunikasi putra dan putri agar terwujud suasana yang islami. OSDI bagi mahasiwa putri telah dilaksanakan sehari sebelumnya di tempat yang sama. (YSA, RKH, ASN, DILL)
Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar