Mataf 2016, Panitia Hadirkan KPK dan MDMC melalui Acara Talkshow



Rangkaian acara Mataf tidak hanya diisi dengan beberapa penampilan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), namun juga diisi oleh talkshow yang berjudul “Talkshow bersama KPK dan MDMC”. Talkshow yang dilaksanakan di Sportorium UMY ini menghadirkan dua tokoh yang menjadi narasumber. Kedua narasumber yang hadir dalam kesempatan tersebut adalah Budi Santoso dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Rahmawati Husein dari Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC). Acara talkshow dimoderatori oleh salah satu dosen UMY,  di mana tema besar yang diangkat pada Masa Ta’aruf (Mataf) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) adalah “Rekontruksi Karakter”.

Isu korupsi menjadi isu yang disampaikan oleh narasumber pertama, Budi Santoso. Dalam materinya, Budi menjelaskan tentang awal mula dibentuknya KPK, tugas dan wewenang KPK, serta pengetahuan tentang korupsi. Menurutnya, terdapat dua faktor korupsi yang terdiri dari korupsi kebutuhan dan korupsi terstruktur. Korupsi kebutuhan merupakan korupsi yang dilakukan secara sederhana, seperti pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Surat Izin Mengemudi (SIM). Korupsi terstruktur merupakan korupsi yang telah direncanakan dengan baik dan biasanya korupsi ini terjadi karena adanya sifat serakah. “Orang melakukan korupsi dengan keserakahannya yaitu orang yang sudah memiliki semuanya namun selalu ingin lebih dari itu,” ujarnya di sela-sela menyampaikan materi tentang korupsi. Selain memberikan gambaran tentang korupsi yang terjadi di Indonesia, Budi juga berharap dengan adanya tatap muka kali ini, mahasiswa dapat menanamkan dalam diri masing-masing sebuah prinsip bahwa korupsi harus diperangi. Dibuatnya undang-undang, sejumlah peraturan, dan dibentuknya KPK membuktikan bahwa negara Indonesia serius untuk menghentikan apapun yang berhubungan dengan korupsi.

Sementara itu, Rahmawati Husein juga ikut mengisi talkshow yang bertujuan untuk memperkenalkan MDMC kepada mahasiswa baru UMY. “MDMC merupakan lembaga penanggulangan bencana Muhammadiyah,” ujarnya saat membuka materi. Selain penjelasan mengenai dasar dan tugas MDMC, Rahmawati juga ikut memotivasi mahasiswa agar menjadi mahasiswa aktif yang datang tidak hanya untuk berkuliah. “Jika punya kesempatan, ikut organisasi, berprestasilah sebanyak-banyaknya, karena untuk menjadi seorang pemimpin tidak hanya cukup di universitas saja,” ujarnya. 

Talkshow yang bertempat di Sportorium ini ditutup dengan sesi tanya jawab yang diberikan oleh mahasiswa baru kepada kedua pemateri. Ada lima mahasiswa baru yang memberikan pertanyaan dari beberapa fakultas. Mahasiswa yang memberikan pertanyaan juga akan mendapatkan door prize yang telah disiapkan secara khusus oleh pemateri.  (APR/ANN)
Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar