Jelang Mataf 2016, BEM dan DPM Terus Lakukan Persiapan Teknis dan Nonteknis


Jelang penyelenggaraan Masa Taaruf (Mataf) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) pada 6 hingga 8 September 2016, Badan Eksekutif Mahasiswa  (BEM) UMY selaku panitia penyelenggara terus melakukan persiapan teknis maupun nonteknis.

Mataf tahun 2016 mengambil tema “Rekonstruksi Karakter” akan dibuka pada hari Selasa, 6 September 2016 di Sportorium UMY di mana akan dilanjutkan Mataf fakultas dan jurusan di hari selanjutanya.

Dijelaskan oleh Riza Fauzy,  ketua panitia pelaksana Mataf 2016 bahwa persiapan Mataf tahun ini sudah dipersiapkan jauh-jauh hari, di mana seluruh panitia berkumpul seminggu sebelum bulan puasa. “Teman teman panitia sudah mempersiapkan segala hal termasuk teknis acara seminggu sebelum puasa, dan sampai sejauh ini persiapan sudah 80 persen,” ungkap Riza Fauzy.

Persiapan yang jauh jauh hari dijelaskan Riza adalah guna mematangkan persiapan di mana banyak kendala yang kemungkinan akan dihadapi baik itu kendala eksternal maupun dari internal kepanitiaan sendiri. Riza menambahkan mengenai acara nantinya ada kolaborasi dari beberapa Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). “Nantinya akan ada kolaborasi dari teman – teman UKM musik, teater tangga dan beberapa UKM lain yang natinya akan memberikan penampilan pada pelaksanaan hari pertama Mataf di Sportorium,” tambah Riza. Hal ini sekaligus menjadi bagian dari evaluasi kepanitiaan tahun lalu dengan adanya peran dari setiap UKM yang ada di universitas akan menjadi gebrakan baru.

Tokoh nasional yang diundang pun tidak luput dari persiapan jelang Mataf tahun 2016. Saat dikonfirmasi, Riza menjelaskan mengenai tokoh yang direncanakan hadir adalah ketua PP Muhammadiyah, Chaedar Nashir. “Ya nanti akan hadir ketua PP Muhammadiyah dan tentu pak rektor, tapi kalau pemateri nanti pas waktu acara ya, biar jadi kejutan yang pasti beliau nanti bisa hadir” ujar Riza.

DPM bentuk panitia khusus
Dari sisi nonteknis, menimbang peraturan dari Kementerian Pendidikan Tinggi yang melarang segala bentuk kegiatan yang berkenaan dengan sistem perpeloncoan pada masa pengenalan mahasiswa baru. Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), selaku pihak yang bertanggungjawab terhadap pelaksannaan Mataf juga sudah mengambil tindakan dengan membentuk Panitia Khusus (Pansus)  guna mengawasi pelaksanaan Mataf agar tidak terjadi penyelewengan oleh panitia maupun pemandu Mataf. Hal ini sejalan dengan yang disampaikan Ahmad Ryan Bayu, anggota Komisi A DPM KM UMY. Ryan menyatakan Pansus nantinya akan mengawasi setiap pelaksanaan Mataf. “Pansus akan mengawal peserta maupun pemandu agar mengikuti acara sebagaimana mestinya, dan nantinya juga akan diberikan piala bergilir seperti tahun–tahun sebelumnya bagi fakultas yang meraih nilai tertinggi karena telah menjalankan mataf secara baik,” tutup Ryan. (YSR)
Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar