Indonesiaku

Sumber gambar : indoberita.com
PenulisYopi Irianto Panut

Merdeka, merdeka, merdeka
Rabu, halaman baru berdikari edisi 71 resmi dibuka 
Menantang kelamnya lembaran histori lama
Yang jadi saksi bahwa independensi pantas Negaraku terima

Sempat tertartih, jatuh bangun dan salah arah
Bimbang melanda kemana abdi Negara membawa bangsa
Tiarap, merayap, tertembak dan kalah jumlah
Menjadi aksi nyata pejuang dimedan laga 

1945 mengawali goresan panjang catatan bangsa 
Euforia potensi merdeka, Hiroshima Nagasaki hingga proklamasi dibaca
Luka, keringat, air mata bahkan darah menetes tumpah
Gambaran jerih payah mahaberat itu diawali dengan bersusah payah

Betapa heroik dan superior para elemen bangsa nomor pertama
Pimpinan Negara, pemuka agama, hingga pejuang tak takut kalah
Bersatu menjadi kuat dalam semangat pancasila
Menggetarkan hati dan tentu membakar jiwa

Bambu runcing dan ikat kepala putih merah
Mental baja dan kobaran semangat garuda
Ini semua demi mendobrak peradaban penjajah
Tak lagi tunduk bagi para "sama" Jepang dan "meneer" Belanda

Hingga akhirnya nusantara kembali ke pelukan baya
Pangkuan ibu pertiwi menunda lama menimang bahagia 
Tuan rumah kini menjadi raja atas tanahnya
Tak lagi pekerja atas hasil alam cengkeh dan pala

Kini, semua cerita nusaku berlalu tanpa terlupa
Revolusi berbagai lini dan sektor berganti rupa
Era perdana momen OrLa, OrBa, Reformasi, Demokrasi lama perlahan menua
Berganti modernisasi dan bebas suara dimana saja

Tantangan baru berangsur muncul sekejap mata
Rakyatku makin bebas, makin lepas, kaku bertunduk kepala
Bambu tajam berganti pena bertinta hitam, patutnya
Perang klasik berganti kerja pimpinan pabrik, mestinya

Tidak lagi diperbudak asing atau terjajah bathin jilid dua
Bongkok, berkutat dengan peran massive sosial media
Saat menjadi bangsa besar telah tiba
Tataplah dengan gagah kedepan Laskar Merah Putih, 71 waktunya Kerja nyata

Indonesiaku semoga terus damai, indah dan penuh cinta
Saudaraku ditanah kaya ini mari berkarya dan tetap betah berlama-lama
Saudaraku dinegeri seberang siapapun anda, mari pulang dan bangun bangsa, kami sabar menanti anda
Semoga Kuasa Tuhan Yang Maha Esa selalu menjaga, Indonesiaku.
Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar