PSM Sunshine Voice UMY Senandungkan Manis Getir Kehidupan Dalam Drama Musikal


Unit Kegiatan Mahasiswa Paduan Suara Mahasiswa Sun Shine Voice Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UKM PSM SSV UMY) sukses menggelar konser akbar bertajuk “Kina, A Bitter Sweet Symphony” pada Minggu (8/5). Konser yang dikolaborasikan dengan seni drama tersebut mampu mengaduk emosi ratusan penonton yang hadir di Taman Budaya Yogyakarta, dengan iringan musik orkestra. 

Kina berkisah tentang seorang gadis yang dirundung duka akibat kehilangan seorang kekasihnya bernama Ragata ketika mereka belajar seni di Wina, Austria. Kina akhirnya mampu menemukan kembali manis kehidupannya di Indonesia setelah bertemu dengan sahabat-sahabatnya dan melodi yang mampu mengembalikan semangat hidupnya setelah duka dari kepergian sang kekasih. 

“Kina sendiri kami ambil dari filosofi buah kina (cinchona calisaya) yang rasanya pahit namun khasiatnya manis karena dapat menyembuhkan penyakit malaria,” ujar Hanan Siti selaku Ketua Acara. Kina diambil untuk menyampaikan pesan ke penonton untuk memaknai kehidupan yang tak selalu manis begitu pun tak selalu pahit, namun pasti selalu ada hikmah dibaliknya. PSM SSV merangkai cerita dalam balutan music klasik, pop, jaz, dan tradisional.

“Kita sengaja mengatur mood-swing penonton dengan memulai drama dengan lagu-lagu bahagia, lalu disambung dengan lagu-lagu yang sedih lalu ceria lagi agar pesan tersampaikan. Konser drama malam ini kami buka dengan lagu berjudul Habanera, di mana lagu tersebut sangat meaningful dan salah satu lagu klasik yang memiliki tingkat kesulitan cukup tinggi,” jelas Hanan.

Ia menambahkan bahwa tak banyak paduan suara di Yogyakarta yang mampu menyanyikan lagu Habanera, hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi para penyanyi SSV. 

Konser drama musikal Kina ini merupakan konser akbar kedua SSV selama 17 tahun perjalanan SSV. Konser akbar pertama diadakan di Societed tahun 2009 bertajuk “The Beauty of Indonesian Folks Song”. 

“Aku seneng banget dipercayai untuk memegang acara sebesar ini, belajar banyak tentang hal-hal detil, Alhamdulillah ada sahabat Kina yang membantu persiapan acara ini,” ungkap Hanan. Sahabat Kina adalah julukan yang disematkan bagi relawan yang mengorganisasi acara ini selama 5 bulan. 

Dalam konser ini SSV berkolaborasi dengan The Yogyakarta Symphony Orchestra dengan membawakan kurang lebih sembilan lagu yang mengiringi jalannya cerita. Konser spesial ini ditutup manis dan ceria dengan lagu berjudul Toki Tifa dengan diiringi kondektur Ignatius Wisnu Cahyadi. 

“Aku berharap konser seperti ini dapat menjadi annual-agenda bagi kami seperti halnya kampus lain yang mengadakan konser tiap tahunnya, serta mengenalkan SSV lebih luas lagi sebagai paduan suara Muslim,” tutup Hanan bahagia. (uma)
Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar