Meninjau Makna Jodoh bersama Fahd Pahdepie


Himpunan Mahasiswa Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) menyelenggarakan acara bincang-bincang dan bedah buku bersama Fahd Pahdepie pada Selasa (10/5) di Aula Masjid KHA Dahlan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). 

Acara bincang-bincang dan bedah buku bersama Fahd Pahdepie yang mengangkat tema “Berdakwah Kata, Berjodoh Kita” merupakan salah satu rangkaian acara dari Festival Dakwah Nasional. Festival Dakwah Nasional berlangsung pada 10 dan 11 Mei 2016, selain acara bincang-bincang dan bedah buku, terdapat acara bakti sosial dan ramah tamah di Panti Asuhan Yatim Putra Muhammadiyah Lowanu Yogyakarta bersama Afnan Hadikusumo, Anggota DPD RI, dan acara puncak Panggung KPI pada tanggal Rabu (11/5) di Plaza Ngasem Tamansari. 

“Tujuan dari acara ini untuk mempererat tali silaturahmi antar mahasiswa khususnya mahasiswa UMY, selain itu juga menyiarkan dakwah yang mempunyai karakter unggul dan islami berilmu, beradab, berdaya guna sesuai dengan semboyan Komunikasi Penyiaran Islam, ” ungkap Muhammad Ibnu Hamdi, selaku Ketua Panitia Festival Dakwah Nasional. 

Tulus Rega Wahyuni, Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) KPI dalam sambutannya mengungkapkan “Dakwah bukan hanya tugas seorang dai, seniman juga bisa berdakwah.” Selain itu ia juga berpesan kepada mahasiswa UMY “UMY itu unggul dan islami, tapi islaminya enggak kelihatan kalau ketika ada azan kita masih sibuk di fakultas masing-masing. Pergilah ke masjid, ramaikanlah masjid, di situlah islaminya UMY,” ungkapnya. Dalam acara tersebut turut hadir Dekan Fakultas Agama Islam, Mahli Zainudin, Kepala Program Studi KPI Faturrahman Kamal dan dosen-dosen KPI, serta menghadirkan hiburan dari ICC musik dan grup musik Fasco. 

Fahd Padepie ingin mengajak mahasiswa untuk meninjau lagi makna cinta, “Jodoh itu bukan seberapa cepat mendapat pasangan tetapi jodoh adalah tentang mencintai secara sadar.” Bagi Fahd Pahdepie jatuh cinta itu bukan soal perasaan, jatuh cinta merupakan persoalan kimia otak, ketika jatuh cinta ada dua jenis hormon yang bekerja di otak manusia yaitu hormon oksitoksin dan dopamin dan terjadilah badai dari dua hormon tersebut. Dengan gaya khasnya Fahd Pahdepie juga menjelaskan jodoh adalah takdir dari sebab akibat yang kita buat, oleh karena itu buatlah serangkaian keputusan yang baik dan cintailah apa yang kita putuskan. (TYS)
Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar