Inovasi Terbaru KPU Fisipol UMY


Ada yang menarik dari Pemilihan Umum (Pemilu) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) tahun ini. Kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) Fisipol dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Fisipol 2016 patut diapresiasi. Pasalnya Pemilu Fisipol yang diadakan tahun ini memberikan banyak sekali inovasi yang menarik perhatian masyarakat Fisipol untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). Salah satu hal yang mencolok tersebut yaitu adanya photo booth yang terletak di lobi Fisipol. Meskipun terdapat beberapa pihak yang menganggap letak photo booth tersebut kurang tepat karena dianggap menghambat dan mengganggu jalan, namun nampaknya photo booth tersebut tetap saja menarik perhatian banyak pihak, khususnya masyarakat Fisipol untuk berfoto dengan menggunakan beberapa aksesoris yang telah disediakan di sana. Menurut Ketua KPU Fisipol 2016, Rudy, pemilihan tempat untuk photo booth tersebut memiliki beberapa alasan, antara lain tempatnya yang strategis dan juga karena alasan pencahayaan. 

Tahun ini, KPU Fisipol memang berusaha untuk memberikan inovasi-inovasi terbaru dari pada tahun kemarin. Terdapat tiga indikator yang ingin dicapai oleh KPU Fisipol untuk bisa mengatakan bahwa Pemilu Fisipol tahun ini berjalan dengan sukses, yaitu partisipasi mahasiswa Fisipol, terminimalisirnya konflik, dan kualitas. Kualitas yang dimaksud di sini ialah meliputi administrasi dan etik. Kegiatan pemilu ini memang bisa dikatakan sebagai kegiatan yang formal dan menegangkan. Namun, dengan indikator yang terakhir tadi, KPU berusaha untuk mengemas kegiatan ini dengan sesuatu yang membuat masyarakat Fisipol terkesan untuk mengunjungi TPS. “Bagi KPU ada tiga indikator kalau misalnya pemilu dikatakan sukses. Pertama partisipasi mahasiswa Fisipol, kedua terkait terminimalisirnya konflik, dan ketiga kualitas. Kualitas meliputi administrasi dan etik,” terang Rudy.

Antusiasme mahasiswa Fisipol pada Pemilu tahun ini dinilai sangat tinggi. Hal ini bisa dilihat pada banyaknya antrean yang tak pernah surut sejak dibukanya TPS sekitar pukul 9.30 hingga pukul 17.00. Dengan adanya photo booth di lobi Fisipol ternyata dapat dijadikan salah satu alternatif tempat untuk menunggu antrean yang panjang menuju TPS. Dengan inovasi tersebut dapat membuat para pemilih menjadi tidak merasa terbebani dengan kegiatan Pemilu ini. 

Selain photo booth, inovasi menarik dari KPU tahun ini ialah adanya zona steril. Dengan diadakannya zona steril ini, setiap orang yang ada di sekeliling tempat pencoblosan tidak dapat sembarangan masuk. Sehingga, kegiatan Pemilu tahun ini dapat berjalan lebih terkoordinasi dan tersistematis, lalu proses verifikasi juga dapat dilakukan dengan lebih mudah. ”Ini masukan dari tahun lalu, kita buat zona steril. Banyak fungsinya, dengan adanya ini mereka tidak bisa sembarang masuk. Lebih terkoordinasi dan lebih sistematis. Juga memudahkan verifikasi,” papar Rudy.

Ada satu hal yang mencolok dan menarik perhatian ketika melihat dekorasi TPS tahun ini. Tergantungnya kertas-kertas HVS pada sisi luar TPS ini sangat mencolok dari kejauhan. Namun siapa sangka, tergantungnya kertas-kertas tersebut di sana bukanlah tanpa alasan dan digantung begitu saja. Rudy sebagai ketua KPU Fisipol 2016 menjelaskan, bahwa filosofi dari kertas-kertas putih yang digantung tersebut yaitu saat ini ilmu tidak termanfaatkan dalam kehidupan yang lebih nyata. (LR, ALF)
Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar