Gagas Manajemen Konflik yang Berbeda, Dialog Terbuka Pemilu Fisipol 2016


Tidak terasa Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) akan segera dilaksanakan. Berbagai rangkaian acara dimulai dari rekrutmen terbuka peserta pemilu pada pertengahan Mei lalu, kemudian Deklarasi Damai antara peserta pemilu, Kampanye Terbuka, Dialog Terbuka Cagub dan Cawagub Fisipol dan Debat Cagub dan Cawagub Fisipol. Pada Sabtu (14/5) lalu, lobi Fisipol diramaikan oleh ke empat pasangan calon yang menyuarakan kembali misi visi serta berinteraksi dengan masyarakat Fisipol dalam acara Dialog Terbuka yang difasilitasi oleh KPU Fisipol 2016. 

"Kami harap, dengan diadakannya dialog ini akan memberikan sebuah informasi, menjadi tolak ukur bagi mahasiswa Fisipol UMY untuk memilih kandidat yang ada,” ujar Ilham Aulia Rahman, mahasiswa Ilmu Pemerintahan 2015, selaku Wakil Ketua KPU Fisipol 2016 dalam sambutannya. Ia juga mengucapkan terima kasih atas kerja sama para peserta pemilu yang telah mengikuti alur kegiatan Pemilu Fisipol dengan lancar, aman, tenteram, dan tertib, sesuai dengan yang disepakati dalam Deklarasi Damai. ”Tidak boleh ada perpecahan, saya harap kita semua tidak menghianati deklarasi damai tersebut,” tegas Ilham. 

Gubernur Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fisipol 2015/2016 dalam sambutannya turut menghimbau KPU untuk giat mengajak mahasiswa fisipol agar menggunakan hak suaranya saat Pemilihan besok. “Jangan sia-siakan suara teman-teman, harus gunakan sebaik-baiknya. Ini merupakan kegiatan demokrasi kita bersama, gunakan hak suara teman-teman untuk melahirkan pemimpin-pemimpin yang baik,” ujar Fatikh Muhammad Alauddin di akhir sambutannya. 

Pada Dialog Terbuka ini, setiap pasangan calon memiliki waktu dua menit untuk menyampaikan secara singkat dan jelas visi misi yang akan mereka dilakukan apabila terpilih sebagai gubernur dan wakil gubernur Fisipol periode 2016/2017. Setelah itu, dibuka sesi pertanyaan dari masyarakat fisipol untuk para pasangan calon di antaranya seputar bagaimana upaya setiap calon untuk mengubah Fisipol ke depannya, lalu kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan terlebih kepada masyarakat Yogyakarta, BEM yang dinilai belum maksimal sebagai media informasi kepada mahasiswa khususnya soal informasi beasiswa, dan lain sebagainya. 

Dalam menjawab pertanyaan terkait manajemen konflik dalam internal suatu organisasi, khususnya BEM Fisipol, setiap pasangan calon memberikan jawaban yang berbeda. Partai Islami Progresif Revolusioner (Pisipol) diwakili oleh Calon Wakil Gubernurnya, Abizar Kharismadini, mengagas metode komunikasi meja makan untuk meredam konflik internal BEM. “Kita harus bisa mengayomi seluruh pengurus BEM agar konflik yang terjadi dapat teratasi dengan baik,” tambahnya. Sedangkan dari Partai Insan Cita (Pita) menawarkan cara kejawaan,”Seperti ngono yo ngono ning ojo ngono, dan ngalah. Ngalah di sini bukan berarti menyerah, namun Nga berarti menuju dan Allah yang berarti Tuhan,” lanjut Calon Gubernur Pita, Muhammad Oky Fauzi. Sedangkan dari Partai Amanat Mahasiswa (PAM) menegaskan bahwa mereka menjunjung tinggi asas persamaan dan persaudaraan sehingga konflik akan diselesaikan dengan cara kekeluargaan. Terakhir Partai Cerdas Bersama (PCB) mengatakan kunci terpenting dalam manajemen konflik adalah adanya perjanjian dan komunikasi yang baik antar anggota. 

Rangkaian acara Pemilu Fisipol 2016 dilanjutkan pada Senin (17/5) yang bertajuk Debat Cagub dan Cawagub dengan tema “ Membangun Sinergisitas Demi Terwujudnya Fisipol yang Berkemajuan” bertempat di lobi Fisipol. Hal ini berbeda dari acara Pemilu tahun lalu yang hanya mengadakan satu kali dialog terbuka oleh KPU Fisipol. Debat berlangsung cukup sengit karena masing-masing calon dapat bertanya kepada calon lainnya seputar kampus. Adapun beberapa isu debat yang disediakan oleh KPU di antaranya seputar mahasiswa Fisipol, perkuliahan di Fisipol, mahasiswa dan pengabdian masyarakat, keorganisasian dalam BEM, dan lainnya. (LR, AHP)
Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar