Deklarasi Damai Partai Peserta Pemira 2016 Berlangsung Alot


Deklarasi Damai yang digagas oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pemilihan Umum Raya (Pemira) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) berlangsung alot. Sesuai dengan linimasa KPU UMY Deklarasi Damai diselenggarakan pada Kamis (5/5) bertempat di Sekretariat KPU ruang Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) UMY. Tujuan dari Deklarasi Damai tidak lain agar masing-masing partai memahami peraturan yang ditetapkan oleh KPU dan Bawaslu menuju PEMIRA UMY 2016. “Tujuannya supaya partai-partai dalam menjalankan pemilu nanti sebagai peserta dengan damai, sehingga tidak ada hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Inas Sany Ketua KPU Pemira 2016.

Terkesan alot karena Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) masih diperdebatkan oleh KPU dan Bawaslu dengan ketiga Partai Politik (Parpol) peserta Pemira. Beberapa masing-masing partai pun mengusulkan beberapa perubahan pada PKPU hingga menghasilkan peraturan sesuai kesepakatan satu sama lain. Adapun peraturan tersebut mengarah kepada acuan dan larangan sebagaimana yang dapat dilakukan oleh Parpol peserta Pemira. Seperti halnya peraturan kampanye, penyelesaian suatu masalah jika terjadi konflik, jual beli suara maupun manipulasi suara, bahkan peraturan Deklarasi Damai, juga mengatur kebebasan pers.

Forum ini kemudian menghasilkan peraturan deklarasi dengan revisi di beberapa poin peraturan Deklarasi Damai. Ketiga parpol peserta pemilu yakni Partai Amanat Mahasiswa (PAM), Partai Jas Merah (PJM), dan Partai Islam Progresif (PIP) akhirnya sepakat dengan peraturan yang satu sama lain sudah legowo untuk menyepakati bentuk peraturan yang telah dibahas. Meskipun dari pihak KPU dan Bawaslu awalnya menolak untuk menerbitkan revisi peraturan Deklarasi Damai yang telah dipersiapkan secara matang oleh KPU dan Bawaslu sebelumnya. Desakan ketiga partai akhirnya mengurungkan niat KPU dan Bawaslu untuk tidak saat itu juga menerbitkan hasil revisi. “Hasil kesepakatan ini kami terima asalkan logis dan relevan, selanjutnya akan kami laporkan kepada DPM,” tambah Inas.

Setelah melewati kesepakatan, forum Deklarasi Partai ditutup dengan pengambilan nomor urut dan penandatanganan peraturan Deklarasi Partai. Untuk nomor urut satu adalah Partai Amanat Mahasiswa (PAM), nomor urut dua yakni Partai Jas Merah (PJM), dan nomor urut tiga ialah Partai Islam Progresif (PIP). (SLS/GYS/UMA)
Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar