Wirausaha Pemuda untuk Indonesia Berdikari


“Bukan seberapa besar kesalahan yang Anda lakukan, tetapi seberapa besar kemauan Anda untuk melakukan perubahan.” Itulah salah satu kata-kata motivasi yang diberikan oleh Hamzah Izzulhaq, CEO Hamasah Group yang juga seorang jutawan di usia muda lewat wirausaha, kepada para peserta Seminar Nasional dan Talkshow “Menjadikan Indonesia Berdikari dengan Bisnis Islami” pada Kamis (21/4) yang diselenggarakan di lantai lima Gedung AR Fachruddin B Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Kegiatan pada pagi hari tersebut juga merupakan kegiatan perdana dari rangkaian kegiatan Management Festival 2016 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Manajemen (HIMAMA) UMY. “Kegiatan Manajemen Festival ini sesuai dengan misi Fakultas Ekonomi (FE) UMY yaitu untuk membentuk lulusan yang handal dalam berwirausaha,” ujar Wakil Dekan 2 FE UMY Rizal Yahya yang turut hadir memberikan sambutan serta membuka secara resmi kegiatan ini.


Kegiatan Seminar Nasional dan Talkshow ini juga dihadiri pula oleh salah satu punggawa grup band pop Sheila on 7, yaitu Adam Muhammad Subarkah, yang dalam talkshow kali ini menceritakan pengalamannya dalam merintis usaha miliknya yaitu kedai Tombo Ngelak. Hadir pula Rini Juni Astuti, dosen Manajemen UMY serta konsultan di Centre Point Consulting, memberikan motivasi serta pengalamannya dalam bisnis di bidang konsultan. Kegiatan sendiri terbagi menjadi dua sesi, yaitu seminar dan talkshow, di mana dalam seminar diisi oleh Hamzah yang memaparkan pengalamannya dari awal hingga sukses seperti sekarang. “Lima syarat untuk menjadi pengusaha muda, yaitu kemauan kuat, jangan banyak berpikir, kreatif, konsisten dan berani jual diri yang dalam hal ini maksudnya potensi dimiliki diri,” ujar Hamzah dalam seminar yang dibawakannya. Sesi kedua dari kegiatan adalah talkshow bersama para narasumber yang telah disebutkan di atas. Di sela-sela kedua sesi di atas, juga terdapat hiburan yang dibawakan oleh Komunitas Stand Up Comedy UMY.


Hamzah Izzulhaq, CEO Hamasah Group dan Seorang Wirausahawan Sukses di Usia Muda
“Dalam usaha semua butuh proses, dan juga kreatif,” ujar Adam ketika menceritakan pengalaman mendirikan bisnis outlet minuman Tombo Ngelak bersama istrinya yang juga turut hadir pagi itu. “Kunci sukses ada tiga, yang paling penting adalah kecerdasan spiritual, kedua kecerdasan emosional, dan terakhir kecerdasan intelektual,” jelas ibu Rini saat menjelaskan pengalamannya dalam membangun bisnis dan karier. Terkait judul dari kegiatan yaitu “Membangun Indonesia Berdikari dengan Bisnis Islami”, Rini juga menjelaskan membangun Indonesia berdikari berarti membangun patriotisme, sementara nilai Islami dalam hal ini adalah universal, Rini lebih menekankan pada nilai kejujuran dalam bisnis Islami untuk menyokong Indonesia berdikari. “Indonesia mempunyai peluang pasar yang besar, jadi sayang kalau kita tumbuh besar di Indonesia kalau tidak bisnis di Indonesia,” ujar Hamzah pula dalam menjawab pertanyaan terkait tema kegiatan. Dalam salah satu pernyataan penutup, Adam kembali memotivasi hadirin untuk pantang menyerah dalam berbisnis. “Sukses dan gagal adalah penilaian orang, semua itu perjalanan yang harus kita lalui terus menerus hingga kembali ke Allah SWT.” (MADA)
Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar