Ustaz Fadzlan: Mahasiswa Harus Tinggalkan Kebiasaan Menyontek

Sumber foto : Dokumentasi BEM Fisipol UMY

Tablig Akbar dengan tema “Dakwah Islam bagi Semesta Alam” pada Jumat malam (22/4), menjadi penutup dari kegiatan Islamic Festival yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (BEM Fisipol) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Tablig Akbar yang diselenggarakan bertempat di lantai 1 Masjid K. H. Ahmad Dahlan Kampus UMY, menghadirkan Ustaz Fadzlan Garamatan, dai yang telah mengislamkan ribuan orang di Papua. Sementara itu, hadir pula Wakil Dekan FISIPOL UMY Bambang Wahyu Nugroho untuk menutup secara resmi Islamic Festival.

Terkait dengan tema dari Tablig Akbar, Ust. Fadzlan menuntut para mahasiswa Fisipol UMY untuk melatih kejujuran mereka sebagai bekal dakwah untuk membangun Indonesia, yaitu dengan meninggalkan kebiasaan menyontek. Ust. Fadzlan juga menjelaskan tujuan dari dakwah, “Dakwah untuk orang Islam bertujuan untuk meningkatkan keislamannya, sementara dakwah untuk orang non-Islam yaitu untuk memperkenalkan Islam kepadanya”, ujar Ust. Fadzlan. 

Terkait masalah yang terjadi pada bangsa Indonesia, Ust. Fadzlan menyatakan, “Indonesia didasari oleh Pancasila dengan sila pertamanya yang menjadi dasar semua sila yang lain, yaitu 'Ketuhanan yang Maha Esa', memperlihatkan Indonesia adalah negara yang didasari oleh agama, tetapi sila 'Ketuhanan yang Maha Esa' belum terpakai secara penuh di Indonesia.” 

Kemudian Ustaz menjelaskan hal yang menyebabkan umat Islam Indonesia mengalami kemunduran dalam keislaman, “Pertama dakwah yang tidak maksimal, kedua semua orang tidak ada yang ingin menjadi dai, ketiga kualitas dakwah yang kurang.” Ust. Fadzlan menyampaikan pula pesan kepada para mahasiswa Fisipol UMY, “25 tahun menuju 100 tahun Indonesia merdeka pemuda Islam di Indonesia harus membangkitkan jiwa Islam di Indonesia, mahasiswa Fisipol harus jadi produse. Alhamdulillah, cara paling pertama yang bisa dilakukan adalah kuliah secara jujur dengan berhenti menyontek.”

Tablig Akbar pada malam itu diakhiri dengan pembacaan para pemenang beserta pemberian hadiah dari lomba-lomba yang telah diadakan dalam Islamic Festival. Para pemenangnya sesuai dengan kategori lombanya antara lain:

· Musabaqoh Hizil Qur’an, dimenangkan oleh Muh. Ibtihadz dari Universitas Islam Indonesia (UII).

· Musabaqoh Tilawatul Qur’an, dimenangkan oleh Andri Setiawan dari UII.

· Orasi Keislaman, dimenangkan oleh Muh. Alauddin Azam dari Universitas Gadjah Mada (UGM).

· Nasyid, dimenangkan oleh tim dari Universitas Islam Sultan Agung.

(MADA)
Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

1 comments: