Janji Jiwa Muda

Sumber gambar: www.cfsnwmi.org
Melihat cermin
Tampak sosok pemudi
Harapan keluarga, bangsa, negara
Wajah pucat pasi menghias wajahnya
Terlalu lelah, katanya.

Terlalu banyak beban yang ditanggung
Pikiran yang menjalar kemana-mana
Bentangan masa depan yang hampir dimulai
Membuat lelah, katanya.

Hingga suatu ketika
Berbagai macam pertanyaan memenuhi otak
Seperti inikah pribadi yang diandalkan keluarga?
Sosok inikah harapan bangsa?
Apa gunanya jiwa muda seperti ini untuk negara?
Seperti raga tanpa nyawa.

Menangis dalam hati
Penuh kekesalan pada diri sendiri
Rasa syukur seperti terlupakan
Menggumpal menjadi kesalahan besar
Pada sosok yang kecil di mata-Nya
Lalu dikumpulkannya sebuah kemantapan
Semangat pribadi muda
Perjuangan tanpa kenal lelah
Pengorbanan jiwa raga
Menjadi penerus bangsa,
Indonesia tecinta.

"Indonesia tanah kelahiranku,
sebagai rasa terimakasihku,
sebagai rasa cintaku padamu,
akan kuperjuangkan negeri yang indah ini.
Tak akan kurelakan para penjajah di luar sana,
membodohi pikiran bangsa.
Tunggu aku beberapa tahun lagi, Indonesia.
Buah manis usaha jiwa raga ini,
kupersembahkan demi namamu.
Ini janjiku."

-Yunita Laila N A-
Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar