Haruskah Membawa Surat-surat Berkendara?

Sumber gambar: tempo.co
Oleh: Shafira Rahmabeta S

Saat ini hampir setiap rumah memiliki kendaraan bermotor. Baik yang beroda dua maupun roda empat. Ketika membeli kendaraan bermotor, sudah pasti kita mendapat surat-surat kendaraan. Seperti Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), dan Bukti Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB). 

Sebenarnya seberapa pentingkah membawa surat-surat tersebut ketika berkendara? Surat-surat seperti Surat Izin Mengemudi (SIM) dan STNK sudah menjadi paket lengkap ketika kita berkendara. Entah kendaraan yang kita gunakan atas nama ayah, ibu, atau kakak, seorang pengendara bermotor wajib membawa surat-surat berkendara. 

Tidak jarang pengguna kendaraan bermotor yang tidak memedulikan keberadaan surat-suratnya. Beberapa orang beranggapan, “Ah jaraknya dekat. Tidak perlu membawa surat-surat berkendara”. Cara berpikir yang seperti itulah yang harus diubah. Karena jauh dekatnya jarak tidak menjamin keamanan kita dalam berkendara. 

Salah satu alasan mengapa pembuatan SIM baru bisa diproses setelah mencapai umur 17 tahun adalah karena pada usia tersebut seseorang dianggap sudah memiliki pola pikir yang lebih matang dari usia sebelumnya. Dianggap sudah mengerti bahwa ketika berkendara wajib membawa surat-surat berkendaranya sekalian. Pada usia tersebut juga seseorang dianggap siap dalam menghadapi situasi apa pun di perjalanan. Karena itu seharusnya cara berpikir yang meremehkan keberadaan surat-surat berkendara sudah tidak ada lagi. 

Apalagi ketika terkena tilang, kebanyakan orang emosi menghadapi pihak yang menilang. Terlepas dari pihak tersebut memiliki motif mencari keuntungan atau tidak, ketika kita tidak membawa surat-surat berkendara otomatis kita menjerumuskan diri sendiri dengan melanggar peraturan dalam berkendara. Orang-orang harus sadar bahwa membawa surat-surat berkendara sangatlah penting. Karena surat-surat tersebut bisa membantu pengendara ketika menghadapi masalah di perjalanan.
Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar