Gender Equality: Setara Bukan Berarti Sama

Sumber gambar: huffingtonpost.co.uk
Oleh: Imroatush Sholihah

Masalah gender merupakan suatu konstruksi sosial yang dihubungkan dengan peran akibat perbedaan biologis antara laki-laki dan perempuan. Namun seiring munculnya isu kesetaraan gender; pilihan, peluang, dan kesempatan diberikan sama besarnya bagi laki-laki dan perempuan. Kesetaraan gender akan menganggap semua orang pada kedudukan yang sejajar, baik laki-laki maupun perempuan. Dengan sejajarnya kedudukan yang dimiliki, maka setiap individu akan mempunyai hak yang sama dan menghargai fungsi serta tugas masing-masing. Sehingga tidak ada salah satu pihak yang merasa berkuasa dan lebih baik atau lebih tinggi kedudukannya dari pihak yang lainnya. 

Namun kesetaraan gender disini bukan berarti perempuan bisa merubah kodratnya menjadi laki-laki ataupun laki-laki bisa merubah kodratnya menjadi perempuan. Dalam hal ini sebut saja seperti kasus “pernikahan sesama jenis” yang dilakukan oleh pihak-pihak yang memiliki pemahaman yang melenceng tentang konsep kesetaraan gender. Mereka menganggap pernikahan sesama jenis tersebut dapat menggantikan peran salah satu pihaknya menjadi istri atau suami tanpa harus menikah dengan lawan jenisnya. Ideologi seperti ini muncul karena adanya kesalahpahaman yang terjadi tentang makna kesetaraan peran yang ada dalam kesetaraan gender tersebut. Kemudian yang banyak terjadi saat ini adalah pelencengan makna “kesetaraan gender” itu sediri, yang bergeser kepada orientasi seksual dan mengatasnamakan kesetaraan gender tersebut.

Sampai saat ini, perbedaan laki-laki dan perempuan yang berlandaskan hubungan gender masih dimaknai secara berbeda dari satu tempat ke tempat lain, dari satu budaya ke budaya lain, dan dari waktu ke waktu. Kesalahan pemahaman akan konsep gender seringkali muncul ketika konsep gender disamakan dengan konsep seks. Istilah gender ini telah melahirkan ketimpangan serta ketidakadilan gender. Kondisi ini mengakibatkan perjuangan gender menghadapi banyak perlawanan yang tidak saja datang dari kaum laki-laki yang merasa terancam hegemoni kekuasaannya, tapi juga datang dari kaum perempuan sendiri yang tidak paham akan apa yang sesungguhnya dipermasalahkan oleh perjuangan gender itu.

Maka sangat penting bagi kita semua untuk mengetahui bentuk-bentuk kesetaraan gender, sebab akan sulit untuk menentukan persamaan dan keseimbangan tanpa mengenali konsep kesetaraan gender yang sebenarnya. Lalu kondisi seperti apa yang dapat dikategorikan ke dalam kesetaraan gender?

Perbedaan antara kata gender dan kata seks (jenis kelamin) merupakan langkah awal untuk memahami konsep kesetaraan gender, karena secara mendasar gender berbeda dengan jenis kelamin biologis. Seks (jenis kelamin) merupakan pemberian atau ketentuan Tuhan (kodrat). Alat-alat tersebut secara biologis melekat pada manusia, baik yang berjenis laki-laki maupun perempuan. Artinya alat-alat tersebut tidak bisa dipertukarkan dan secara permanen tidak berubah. Sedangkan konsep gender adalah suatu sifat yang melekat pada kaum laki-laki maupun perempuan yang dikonstruksikan secara sosial maupun kultural. Perbedaan gender adalah perbedaan simbolis atau sosial yang berpangkal pada perbedaan seks, tetapi perbedaan gender tidak selalu bertumpu pada perbedaan biologis.

Oleh karena itu sudah sangat jelas bahwa kesetaraan gender yang sebenarnya bukanlah kebebasan untuk merubah kodrat yang dimiliki, melainkan kesempatan yang sama bagi laki-laki dan perempuan untuk memiliki peran, mentalitas, dan karakter emosional dalam berbagai bidang kehidupan tanpa merubah kodrat hakikinya. Inti dari kesetaraan gender adalah kebebasan memilih peluang-peluang yang diinginkan tanpa ada tekanan dari pihak lain, serta kedudukan dan kesempatan yang sama di dalam pengambilan keputusan dan di dalam memperoleh manfaat dari lingkungan.
Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar