Berani Bersuara dengan Pers Mahasiswa

Sumber gambar: persmaideas.com

Oleh: Rafida Hasna Nabila

Saat di sekolah dulu mungkin kita pernah mendengar ekstrakurikuler jurnalistik. Kegiatan tersebut diikuti oleh siswa yang memiliki minat di bidang jurnalistik. Jika di sekolah ada ekstrakurikuler jurnalistik, maka saat kuliah kita akan menemui salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yaitu Pers Mahasiswa. Sama dengan kegiatan jurnalistik di sekolah, pers mahasiswa ini juga mempelajari tentang jurnalistik. Hanya mungkin yang berbeda adalah pers mahasiswa dituntut lebih aktif mengkritisi berbagai isu yang tengah ada. Terutama isu dalam kampus yang pada dasarnya merupakan lahan bagi sebuah pers mahasiswa untuk menunjukkan eksistensinya.

Pers mahasiswa yang ada di kampus tak hanya sekadar sebuah kegiatan mahasiswa di luar kuliah saja. Pers mahasiswa berdiri sebagai agen kontrol. Kembali ke peran pers secara umum yaitu sebagai kontrol sosial, pers mahasiswa juga berperan mengontrol berbagai isu yang bermunculan. Termasuk untuk mengawasi sistem birokrasi dan demokrasi dengan segala kebijakan yang ada. Mengingat peran media yang sangat penting dalam penyebaran informasi sebuah pers mahasiswa harus mampu mengarahkan isu yang ada agar nantinya tercipta solusi bersama. 

Pers mahasiswa ada dari mahasiswa oleh mahasiswa dan yang paling utama adalah untuk mahasiswa. Adanya hubungan timbal balik antara pers mahasiswa dan mahasiswa bukan berarti membuat pers mahasiswa apatis terhadap berbagai masalah di luar kampus. Pers mahasiswa harus kritis menanggapi berbagai masalah bersama serta bisa memberikan solusinya. Apalagi di tengah maraknya konglomerasi media yang kian membatasi ruang gerak jurnalis. Dunia pers secara umum kini sedang dilanda keterbatasan berekspresi akibat kaum kapitalis yang menguasai industri media. Ketika kenyataan harus dipertaruhkan dengan kepentingan golongan penguasa, maka kebenaran terpaksa diabaikan. Hal seperti ini yang menjadi salah satu penyebab kemunduran pers.

Adanya mahasiswa ternyata tak hanya berperan untuk masyarakat kampus yang ada di lingkungan kampus saja. Pers mahasiswa juga berperan dalam meningkatkan rasa nasionalis pada bangsa. Sebuah pers mahasiswa mampu mengungkap kebenaran maupun kejanggalan yang ada di Indonesia dengan aktivitas jurnalistiknya. Sedikit tidaknya cukup bisa menciptakan kepekaan mahasiswa untuk turut aktif dalam menyelesaikan permasalahan bangsa.

Menjadi pers mahasiswa sebenarnya memiliki kelebihan tersendiri dibanding dengan pers secara umum. Sebagai pers yang berdiri di sebuah kampus, tentunya pers mahasiswa tidak dilatarbelakangi oleh kepentingan sebuah golongan. Tidak dapat dipungkiri saat ini pers mahasiswa justru terkadang lebih mampu untuk bergerak secara bebas karena sifatnya yang independen. Jika pers umum dapat merasakan pembungkaman, maka pers mahasiswa dapat mengangkat berbagai isu dengan bebas. Tentunya dilakukan dengan tata cara dan kode etik yang berlaku. Dari sinilah peluang tersebut muncul. 

Pers mahasiswa tentunya sangat berperan penting dalam membuat wacana, kontrol sosial, edukasi, serta media informasi. Sebab itu seorang pers mahasiswa harus mempunyai idealisme tersendiri. Sebagai kalangan terpelajar, pers mahasiswa harus bisa mengkritisi suatu isu dengan tepat. Kembali pada esensi mahasiswa yang harus aktif bersuara, terlebih pers mahasiswa yang harusnya juga berani menyuarakan kegelisahan bersama. Tak ada yang perlu ditutup-tutupi di balik birokrasi, masalah sosial harus terungkap, serta informasi yang berkembang harus sesuai kenyataannya. Memang tak mudah menjadi seorang pers mahasiswa. Banyak lika-liku yang harus dilewati di dalamnya. Berbagai konsekuensi harus rela diambil meskipun kebenaran ada di tangan. Pemberedelan lembaga pers serta keselamatan diri menjadi taruhannya. Namun perlu diingat bahwa pers mahasiswa ada dari mahasiswa oleh mahasiswa dan untuk mahasiswa. Dengan begitu pers mahasiswa harus tetap kritis dan independen.
Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar