Seminar Nasional PPMI Bahas Pembungkaman Persma



Dalam rangka Dies Natalies ke-23, Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia (PPMI) menggelar acara seminar nasional dengan mengangkat tema "Pers Mahasiswa Bangkit dan Melawan Pembungkaman", bertempat di Gedung Rektorat Universitas Muhammadiyah Semarang, Sabtu pagi (30/1).

Seminar nasional yang dihadiri sekitar 300 delegasi mahasiswa dari lembaga pers mahasiswa seluruh Indonesia ini menghadirkan empat pembicara. Keempat pembicara tersebut adalah Abdus Somad selaku Sekretaris Jenderal PPMI Nasional, Suwardjono selaku ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Joko Setyo Haryono selaku Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Semarang, dan Asep Supada, Direktur Riset dan Pembelajaran Kemenristek Dikti.

Dalam pengantarnya, Abdus Somad menyampaikan bahwa pada tahun 2015 lalu, terjadi peningkatan kasus yang cukup tinggi menyangkut pembungkaman terhadap pers mahasiswa di banyak lembaga pers mahasiswa di Indonesia. Tindakan represif terhadap pers mahasiswa tersebut di antaranya berbentuk pemberedelan, pelarangan diskusi, hingga pengeluaran mahasiswa dari kampus yang dilakukan oleh birokrat kampus dan aparat kepolisian. 

Sementara itu ketua AJI, Suwardjono mengatakan di era pasca-reformasi di mana arus informasi begitu terbuka harus ada demokratisasi kepemilikan media yang dibuka seluas-luasnya mengingat saat ini telah terjadi konglomerasi media di Indonesia. "Demokratisasi kepemilikan media harus dibuka seluas-luasnya agar pers mahasiswa dapat menjadi salah satu pers alternatif yang mampu memainkan peran di samping pers umum," ujar Suwardjono.



Selanjutnya, Asep Supada yang mewakili Menteri Riset dan Teknologi dan Pendidikan Tinggi menanggapi bahwa Undang-Undang Pendidikan Tinggi telah mengatut pengembangan ekspresi dan minat mahasiswa termasuk organisasi pers mahasiwa. "Sudah ada undang-undang yang menaungi pers mahasiswa di kampus, kami mendorong persma untuk tetap kritis," kata Asep.

Seminar nasional yang dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab tersebut diramaikan dengan banyaknya interupsi dan pertanyaan dari para delegasi lembaga pers mahasiswa khususnya kepada pihak Kemenristek Dikti yang menjadi naungan seluruh perguruan tinggi di Indonesia.



Rangkaian acara Dies Natalies PPMI ke-23 sendiri masih akan berlangsung hingga Senin (1/2) mendatang di Semarang. (YSA)
Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar