Hari Santri Nasional: Resolusi Jihad

Sumber gambar: beritasatu.com
Oleh: Ricky Harahap & Rofia Ismania

Hari Santri Nasional yang diikuti dari berbagai santri dan organisasi-organisasi Islam menggalang aksi di Tugu Yogyakarta bertemakan Resolusi Jihad pada Kamis (22/10). Bertujuan untuk meminta toleransi sebagai budaya di masyarakat khususnya umat beragama. Aksi ini diikuti oleh sekitar 100 orang yang dari alumni-alumni santri sampai santri Madura yang terbentuk ke dalam Aliansi Santri Nusantara cabang Yogyakarta.

“Kami meminta untuk menjaga toleransi antar umat beragama, tidak hanya itu tetapi juga suku maupun budaya, karena di Jogja ini masih adanya intoleransi antar umat beragama,” ungkap M Farigh Rangkuti selaku Ketua Koordinasi Umum Aksi.

Para santri menjelaskan bahwa peran santri sangatlah penting dalam NKRI dari masa penjajahan sampai sekarang. Peran tersebut tidak akan tumbang seiring dengan masa pemerintahan yang baru. Sejarah NKRI tidak terlepas dari perjuangan para santri, yaitu untuk mengusir sekutu. Dengan adanya hari santri ini mereka membutuhkan dukungan pemerintah untuk para santri, karena masih adanya penjajahan-penjajahan secara fisik terhadap santri.

“Para santri tidak butuh eksis di aksi ini, kalaupun tidak adanya aksi ini kami memiliki komitmen dalam pemerintahan bahwa kita tetap terjun ke masyarakat dan mengaplikasikan apa yang kita peroleh di pesantren untuk masyarakat serta harapan kedepannya yaitu berhubungan baik dengan pemerintah, lingkungan, maupun masyarakat,” papar M Farigh.
Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar