Fungsi Disalahgunakan, Agrimart FP Ditutup Sementara


Diperbaharui pada 25 Oktober 2015 13.50.

Agrimart milik Fakultas Pertanian (FP) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang merupakan sarana belajar mahasiswa FP dalam berwirausaha untuk sementara ditutup. Penutupan dilakukan setelah ada perintah dari Wakil Rektor II UMY, Dr. Suryo Pratolo, M.Si, Akt, CA, AAP, melalui Kepala Prodi (Program Studi) Agribisnis. Perintah penutupan Agrimart berkaitan dengan laporan dari mahasiswa tentang kantin kejujuran yang secara bebas membuka lapak dagangan di berbagai lobi-lobi fakultas UMY, termasuk lobi FP. Setelah penutupan Agrimart pada Kamis (22/10), Ir. Eni Istiyanti, MP, selaku Kepala Prodi Agribisnis pada hari itu juga melakukan diskusi bersama beberapa mahasiswa mengenai masalah yang menyebabkan Agrimart harus ditutup.

Diskusi internal yang dilakukan bersama Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) FP, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) FP, Himpunan Mahasiswa Sosial Ekonomi Pertanian (HIMASEPTA), dan beberapa pengurus Agrimart membahas laporan mahasiswa kepada petinggi UMY tentang kantin kejujuran yang dirasa mengganggu kenyamanan dan kebersihan. Menurut Rahmatul Kafidli anggota IMM FP yang tergabung dalam diskusi menjelaskan “Ada salah satu mahasiswa yang tidak nyaman akan hal itu (kantin kejujuran – red), kemudian dia memfoto, memposting, dan melaporkan ke petinggi-petinggi UMY, namun tidak ada yang tahu siapa mahasiswanya dan pihak pelapor pun dirahasiakan.” 

Menyangkut hal penutupan Agrimart, Husama A B mahasiswa Agroteknologi 2013 memandang bahwa Agrimart memiliki kesalahan fungsi sehingga terkesan seperti kantin. Menurutnya dari mahasiswa FP angkatan 2013 tidak banyak yang menjual produk makanan ataupun minuman di Agrimart dan terlihat jelas di almari pendingin terdapat minuman yang dapat dijumpai konsumen di berbagai toko. Sehingga dengan kesalahan fungsi tersebut banyak mahasiswa yang mendapatkan kesan bahwa Agrimart adalah sebuah kantin.

Salah satu staf Agrimart, AR mengatakan titik lemah penjualan di Agrimart itu terjadi pada penjualan minuman karena sejak tahun 2009 masih sedikit mahasiswa yang memasokkan produk ke Agrimart. “Bulan Desember 2014 lalu melakukan sosialisasi kepada mahasiswa untuk bergabung dengan Agrimart, tapi hanya lima puluhan anak yang ikut dan itu juga tidak banyak yang melanjutkan,” tandas AR. Selain itu rencana ke depan juga akan menjual bahan pangan pokok hasil dari budidaya mahasiswa Agroteknologi yang berupa sayuran, sebagai upaya mengubah sistem fungsi Agrimart agar terkesan berbeda dengan kantin. Rencana ke depan pengurus dari Agrimart akan memangkas produk minuman dari pihak luar yang menitip di Agrimart.

Ketika ditemui di ruang rapat Agrimart AR menjelaskan bahwa keuntungan dari hasil penjualan produk tersebut masuk ke dalam rekening Agrimart sendiri. Sebagian dari keuntungan itu digunakan untuk mendukung berbagai kegiatan mahasiswa terutama HIMASEPTA serta unit kegiatan mahasiswa lain. Agrimart bukan semata-mata tempat penjualan makanan yang berfungsi sama dengan kantin. Namun di dalamnya juga terdapat ruang kantor dan ruang rapat yang sering digunakan beberapa mahasiswa dan dosen untuk berdiskusi sekaligus untuk ruang sekretariat PKM mahasiswa prodi Agribisnis. 

Penutupan kantin kejujuran yang berimbas ke Agrimart dirasa merugikan para mahasiswa. Dengan tidak lagi menitipkan makanan olahan ke Agrimart, mahasiswa jadi kehilangan sumber penghasilan. Selain itu prodi Agribisnis juga kehilangan satu fasilitas penunjang mahasiswa dalam belajar kewirausahaan.

Kesalahan fungsi agrimart yang terkesan sebagai kantin di mahasiswa itu kemungkinan karena tata letaknya yang dekat dengan ruang akademik, serta lokasinya yang tidak terletak di tengah-tengah FP. Meninjau dari fungsi Agrimart sendiri sebagai laboratorium kewirausahaan mahasiswa FP, petinggi UMY diminta untuk tetap mempertahankan Agrimart. “Insya Allah masih boleh buka, asalkan ada perubahan yang bersuasana akademik. Kemungkinan minggu depan ada peninjauan dan pemotretan kondisi dan akan dirapatkan layak atau tidaknya (Agrimart – red),” terang AR menjawab pertanyaan Nuansa mengenai perkembangan lanjutan mengenai Agrimart. (gwr)
Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar