Dahulu dan Kamu

Sumber gambar: artflakes.com
Aku ingat dulu
Waktu itu masih era putih biru
Jaman jaman dunia lebih banyak berpihak padaku
Ya…aku belum begitu mengenalmu 
Bagiku kamu mungkin  hanyaa seorang pengisi ruang kelas meja nomor satu
Aku ingat dulu 
Ketika kita masih menjadi sosok setengah remaja yang hanya saling tahu
Waktu itu mungkin sebulan sekali kau menyebut namaku
Aku ingat dulu 
Semua bermula ketika aku mencintai sahabatmu
Itu adalah elemen paling lucu 
Ah….bagiku itu hanya masa lalu 
Kenyataannya kau yang sekarang lebih dekat denganku 
Aku ingat dulu waktu era putih abu abu
Kau begitu apik memainkan peranmu 
Hingga bagimu aku tak boleh pilu 
Kau sandaran ternyaman selain sujudku 
Terimakasih sahabat 
Kau manusia yang membuat piluku sesaat
Kau pula manusia yang mengajarkanku untuk hebat 
Kau titipan Tuhan yang tak kan tergantikan 
Kau juga rindu-rindu yang tak tertahankan
Kau pula aktor protagonist atas skenario Tuhan (GYS)
Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar