PFI Yogyakarta Menunjukkan Kehidupan Maritim Melalui Pameran Foto “Nusa Bahari”




Pembukaan jaring pada pintu gedung Bentara Budaya Yogyakarta menandakan dibukanya Pameran Foto “Nusa Bahari” pada Selasa malam (1/9). Sebanyak 165 foto karya anggota Pewarta Foto Indonesia (PFI) Yogyakarta ditampilkan dari 1 September hingga 9 September 2015. Foto-foto yang ditampilkan bertema maritim yang mana foto-foto yang ditampilkan sangat beragam, mulai dari kehidupan masyarakat pinggir laut, kehidupan hewan bawah laut, isu-isu lingkungan seputar laut, hingga isu-isu sosial seputar laut seperti suku-suku laut dan pengungsi Rohingya.

Pembukaan jaring dilaksanakan oleh Rujito, perwakilan dari Masyarakat Nelayan setelah membawakan sambutannya dalam pembukaan Pameran Foto tersebut. “Masyarakat belum bisa mengambil sepenuhnya,” terang Rujito ketika mengutarakan hubungan antara masyarakat dan laut. Banyak masyarakat di Indonesia yang hidupnya di dekat laut, tetapi belum dapat mengambil hasilnya secara maksimal dari laut dikarenakan oleh beragam hal, antara lain kurangnya sarana dan prasarana.

Acara ini berlangsung meriah karena adanya live music yang menemani pengunjung melihat karya foto yang dipamerkan. Terlihat panitia pameran foto dan anggota PFI Yogyakarta mengenakan baju kaos putih, sandal jepit, dan sarung batik. Romo Sindhunata dalam sambutannya menjelaskan esensi kostum yang dipakai oleh panitia pameran yakni baju kaos putih, yakni untuk menggambarkan nasib orang yang hidup di pinggir laut, contohnya nelayan. Mereka hidup di tengah kekayaan laut tetapi kurang mendapatkan keuntungannya.

Romo Sindhunata juga mengutarakan banyaknya kisah yang bisa diambil dari laut, sehingga mengundang misteri dan keingintahuan. Saking banyaknya hal yang ada di laut, Romo Sindhunata mengaku bahwa beliau kesulitan dalam menuliskan pengantar di dalam buku pameran foto “Nusa Bahari”.

Ketua PFI Yogyakarta, Pamungkas WS mengungkapkan bahwa pameran kali ini memiliki beberapa tantangan, walaupun tetap dapat diatasi. Dalam waktu yang tidak lama PFI Yogyakarta menerima respon yang luar biasa dari para pewarta foto. Dari sekitar 6.050 foto yang diterima PFI Yogyakarta harus diseleksi lagi sampai yang ditampilkan sejumlah 165 foto, walau harus menyingkirkan foto yang tidak kalah bagusnya.

Selain pameran foto, pada tanggal 5 September 2015 nanti akan diadakan dialog fotografi tentang buku “Catatan Si Boy” karya salah satu anggota PFI Yogyakarta, Boy T Harjanto, di Bentara Budaya Yogyakarta. Pameran foto “Nusa Bahari” juga direncanakan akan ditutup pada 9 September 2015 oleh Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti. (Qil)
Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar