MMSA UMY Menyambut Tiga Mahasiswa Asing Peserta GAP 2015

Welcoming Party GAP 2015 di Il Mondo Gejayan

Global Action Project Exchange (GAP) 2015 telah dibuka secara simbolis dengan Welcoming Party di Il Mondo Gejayan, Yogyakarta, Kamis malam (5/9). Welcoming party dihadiri oleh panitia-panitia GAP 2015 yang merupakan anggota dari Muhammadiyah Medical Student Activities (MMSA) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dan juga tiga peserta GAP 2015 yang berasal dari berbagai negara. Welcoming Party diisi dengan makan malam dan perkenalan serta pengeratan peserta GAP 2015 ke para panitia GAP 2015.

GAP 2015 sendiri adalah program pertukaran pelajar mahasiswa kedokteran untuk mempelajari tentang penyakit endemik yang ada di sekitar Yogyakarta, yakni Leptospirosis. Peserta GAP 2015 akan meneliti Leptospirosis dan difasilitasi oleh MMSA UMY. GAP tahun 2015 adalah GAP keempat yang telah dilaksankan di Indonesia, dan tahun ini GAP dilaksankan di dua universitas yakni Universitas Airlangga dan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Peserta GAP 2015 sendiri yang ada di UMY ada tiga orang, mereka adalah Danae Kokosi dari Yunani, Emmanuele Lazzara dari Italia, dan My Kim Tran dari Jerman.

Welcoming party ini sendiri merupakan agenda penutup dari general briefing yang telah dilalui oleh ketiga peserta pada Kamis pagi. Agenda bagi para peserta pada pagi harinya merupakan general briefing dan perkenalan peserta GAP 2015 kepada para panitia GAP 2015 dan anggota MMSA UMY, kemudian tur Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UMY, dan juga kuliah perkenalan kepada peserta GAP 2015.

Lepstospirosis merupakan penyakit yang menjadi penelitian bagi peserta GAP 2015. Leptospirosis merupakan penyakit yang disebarkan tikus, dengan gejala seperti mual-mual dan nyeri pada kaki. Leptospirosis sendiri sering diabaikan dan dapat menjadi fatal, sehingga dijadikan fokus penilitian dalam GAP 2015.


“Well, just meeting new people, new culture, and there is not a lot of opportunities to get something to know about tropical diseases in Germany, so I think it’s a perfect place to study,” jelas My Kim Tran peserta GAP 2015 dari Jerman ketika ditanyai Nuansa mengenai alasannya ingin mengikuti GAP 2015. Kim juga merasa diterima di Yogyakarta dan UMY, dan merasa bahwa setiap orang menerima mereka, peserta GAP 2015, dengan ramah dan hangat. Kim sendiri berharap dapat mempelajari hal yang baru mengenai Leptospirosis, dapat membuat teman baru dan juga agar memiliki pengalaman yang berkesan. (Qil/Awn)
Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar