Education Village, Bukti Kepedulian MMSA Terhadap Leptospirosis



Pada Minggu (20/9) keadaan pos kamling Desa Ngebel terlihat tampak lebih ramai dari pada hari biasanya. Beberapa warga Desa Ngebel berkumpul di pos kamling mulai pukul 09.00 untuk mengikuti kegiatan penyuluhan penyakit Leptospirosis dari MMSA (Muhammadiyah Medical Studen Asosiation) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Acara yang diikuti oleh kurang lebih 30 warga Desa Ngebel ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan mengenai penyakit Leptospirosis agar masyarakat Desa Ngebel lebih tahu dan dapat mencegah terjadinya penyakit tersebut.

Kegiatan Education Village ini juga menghadirkan dr. Siti Marlina dari puskesmas Kasihan, Bantul sebagai pembicara. Dalam penyuluhannya dr. Siti Marlina mengatakan bahwa penyakit Leptospirosis ini biasanya diderita oleh para petani ataupun para pekerja yang biasanya bekerja di tempat yang lembab dan becek. Dalam beberapa kasus penyakit ini bisa menyebabkan kematian bagi para penderitanya, karena tidak ada pencegahan sebelumnya. Pola hidup yang bersih dan sehat sangat disarankan untuk dijaga agar para warga Desa Ngebel dapat terhindar dari penyakit Leptospirosis atau biasa dikenal juga dengan nama lain penyakit kencing tikus. 

Dalam kegiatan itu hadir juga salah satu mahasiswa asal Itali bernama Emmanuele Lazzara. Emmanuele adalah salah satu peserta GAP 2015 untuk meneliti penyakit Leptospirosis. Emmanuele sangat tertarik untuk meneliti penyakit tersebut karena di negaranya penyakit tersebut memang sangat jarang dijumpai, karena faktor cuaca di Itali dan kepedulian akan kebersihan yang tinggi dari petani-petani di sana sehingga Leptospirosis menjadi langka.

Sebagai ketua panitia Irawati Hidayah mengatakan bahwa kendala yang dihadapi dalam penelitian ini salah satunya ialah penyakit Leptospirosis biasanya berkembang ketika di musim hujan, sedangkan sekarang adalah musim panas, sehingga susah untuk menemukan penyakit tersebut. “Dengan adanya kegiatan tersebut saya berharap warga dan mahasiswa exchange dapat lebih memahami mengenai Leptospirosis dengan begitu masyarakat akan lebih sadar untuk menjaga kebersihan baik di rumah sendiri maupun ketika di luar rumah seperti sawah,” tutur Irawati. (AHP, Dill, Ind)
Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar