Titik Temu Liberalisme, Marxisme, dan Islam dalam Seminar Nasional KOMAP



Tema kritis "Jawaban Alquran terhadap Liberalisme dan Marxisme" disuguhkan kepada puluhan peserta yang hadir oleh Korps Mahasiswa Ilmu Pemerintahan. Seminar yang diadakan di Mini Theatre Gedung D Universitas Muhammadiyah Yogyakarta pada Kamis (21/05), menghadirkan pemateri dari setiap ideologi yang nantinya akan dielaborasi dan dikritisi bersama. Seminar nasional ini dilatarbelakangi oleh keraguan muslim saat ini akan tantangan era globalisasi, dan mengkritisi bagaimana sempurnanya islam sebagai ideologi, bukan hanya sebagai agama.

“Kegelisahan teman-teman dan muslim pada umumnya yang mulai ragu untuk menjawab tantangan zaman yang saat ini sedang menghadap ke barat. Kita meyakinkan kembali, bahwa islam adalah ideologi yang tepat, dan sempurna dibanding ideologi lain,” tutur Arldi Samsa selaku ketua panitia. 

Tiga pakar dari masing-masing ideologi, yakni Liberalisme, Marxisme dan Islam sebagai penyeimbang dihadirkan untuk membuka pandangan para peserta seminar akan kebenaran masing-masing ideologi. Panitia mengharapkan dari seminar nasional ini, mahasiswa akan terbuka pandangannya dan diiringi perubahan sikap serta tatanan hidup yang lebih teratur sesuai dengan nilai-nilai islam.

“Kami berharap, perubahan pandangan yang lebih objektif oleh mahasiswa terhadap Alquran,” tutup Arldi. (uma)
Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar