Suhanda, Peraih Juara I Lomba Pidato Nasional


Suhanda yang mewakili STIKES Kharisma Karawang, berhasil meraih Juara 1 Lomba Pidato Nasional dan Drama Klasik (LPDK) yang diadakan di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), yang diumumkan pada hari Minggu, (3/5) di ruang pertemuan University Residence (UNIRES) Putra UMY. Selain Suhanda, M. Jabal N dari Universitas Hassanudin, Makassar meraih Juara 2, Mardiwansyah dari SMAN 1 Maniangpajo, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan meraih Juara 3, Lisna Wati dari Universitas Mulawarman, Samarinda Kalimantan Timur meraih Juara Harapan 1, masih satu almamater dengan Lisna Wati, Rudini meraih Juara Favorit Putra, dan Kharunnisa dari Universitas Islam Indonesia meraih Juara Favorit Putri. 

Tiga Juri yang terdiri dari Ewang Sewoko, S.Psi. M.A. (Psikolog/Penyiar TVRI Jogja), Erni Zuhriyati, SS, S.IP,. M.A. (Akademisi), dan Ki Sutikno (Tokoh Pendidikan Yogyakarta/Kepala PUSDIKLATDA Kwarda XII DIY), menilai peserta dari tiga aspek yakni penampilan/performance, penguasaan materi dan pengetahuan umum, kreativitas dan kemampuan bahasa asing atau bahasa daerah, dan kesesuaian materi dengan tema. 

“Tentunya sangat senang dan sangat bersyukur. Ini adalah pengalaman luar biasa bisa bertemu dengan teman-teman dari berbagai daerah,” ungkap Suhada dengan bangga.

Ia mengaku hanya menyiapkan materi dua hari, dan dilanjutkan dengan pengambilan gambar pidato yang dilakukan di kampusnya. 

“Benar-benar penuh perjuangan, sering sekali untuk melakukan retake karena saya ingin yang sempurna. Apalagi di menit-menit terakhir batas pengumpulan video pun banyak gangguan, sampai akhirnya berhasil terkumpul semua tepat pukul 12 malam di hari terakhir pengumpulan,” jelas Suhada. 

Menurut ketua panitia pelaksana, Dawud Setianto, acara lomba pidato nasional ini diusahakan menjadi event tahunan dan menjadi trophy bergilir. 

“Saya ucapkan selamat kepada para pemenang, dan jangan dijadikan piala sebagai alasan berjumawa, namun tetap rendah hati dan berprestasi, dan apa yang digagas teman-teman bisa benar-benar diimplementasikan dalam kehidupan,” jelas Dawud.

Dawud menambahkan setelah lomba pidato nasional ini akan ada lomba drama klasik nasional yang diadakan bulan Oktober mendatang dengan konsep membagi kelompok putra dan kelompok putri. Hal ini dilakukan karena dalam kepramukaan, ada satuan terpisah antara putra dan putri. (uma)
Share on Google Plus

LPPM Nuansa UMY

Silahkan kirimkan tulisanmu berupa berita, opini, atau sastra ke Nuansa Online! Kirim ke nuansaumy@gmail.com! Ayo, aktif menulis!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar